Para Ulama Datangi Gedung DPRD Sampang, Ungkap Kasus Pembunuhan Kiyai Di Desa Negesareh

0
654

SAMPANG || Majlis Ulama Silaturrahmi Sampang melakukan audensi ke Anggota DPRD Kabupaten Sampang, mereka disambut beberapa Anggota DPRD Komis 1 Samsul dan anggota DPRD lainnya, para ulama di persilahkan masuk langsung ke ruangan Aula Besar DPRD Sampang. Kamis (18/01).

Dalam waktu satu jam lebih semua ulama kekuar dari gedung wakil rakyat tersebut, adapun maksud dalam melakukan audensi para Ulama ini melakukan Sering terkait kasus pembunuhan seorang Tokoh Agama (Toga) di Desa Negesareh Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang masih belum diungkap oleh pihak aparat penegak hukum (Polisi).

Sebagai pembicara perwakilan Ulama KH. Yahya menjelaskan, dirinya dan para Ulama meminta anggota dewan ikut aktif dalam kasus tersebut, sehingga Polisi bisa segera menagkap pelakunya, menurutnya negara ini negara hukum maka perlu diusut dan harus segara melakukan tindakan.

” Kami disini meminta anggota Dewan kita bisa aktif, dan melakukan sering dengan polisi dan Bupati, agar pelaku pembunuhan sosok Kiyai segera di tangkap, karena sudah jelas “. Katanya.

Saat disinggung latar belakang pembunuhan KH. Yahya mengatakan, apapun yang melatar belakangi pembunuhan tersebut tidak dibenarkan oleh Hukum, maka apapun alasan atau latar belakang itu menurutnya tindakam salah maka seharusnya dilakukan dengan Hukum sesuai Hukum yang ada di Negara Indonesia.

” iya apapun alasannya pembunuhan itu tidak dibenarkan, negara ini merupakan negara Hukum, maka kami minta segara dilakukan penangkapan sesuai dengan koridor Hukum yang berlaku di negara ini “. Jelasnya.

Samsul Anggota DPRD Komisi 1 mengungkapkan, para Kiyai yang tergabung di Majlis Ulama Silaturrahmi Sampang, meminta agar DPRD aktif dan dia juga berjanji dalam wakti dekat akan mengundang pihak kepolisian dan apa yang menjadi tuntutan dari Ulama tersebut segara dilaksanakan.

” Para Ulama meminta kami agar bisa membantu mengungkap kasus pembunuhan salah satu Toga, dan kami dalam waktu sekat akan mengundang kepolisian untuk bisa menjelaskan sampai dimana kasus pembunhan, dengan harapan kami agar bisa secepatnya pelaku tersebut di tangkap “. Menurut Samsul anggota Dewan dari Fraksi Hanura.

Penulisan : UC

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini