Oknum Anggota Marinir Todongkan Senpi Ke Petani Karet Tanpa Sebab

0
125

Tubaba, Sigap88news.com – Diduga salah satu Oknum anggota Marinir menodongkan sebilah senjata Pucuk Api (Senpi) kepada salah satu petani Karet yang berada di Kampung Ujung Batu Kagungan Ragayu Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang di areal perkebunan Karet. Kamis, (11/07/19).

Dugaan penodongan senjata Api yang yang dilakuakan pihak oknum Marinir kepada petani Karet dilakukan tanpa sebab dan alasan yang pasti.

Abdulah Karim, warga Kampung Ujung Batu Kagungan Rahayu RT02 yang merupakan korban penodongan oleh anggota Marinir menceritakan kronologinya bahwa bermula saat ia ingin pulang dari kerja menderes karet, tiba-tiba ia diberhentikan oleh Empat anggota Oknum Marinir dengan membentak dan memeras petani karet tersebut.

“Sayakan lewat mas, kemudian di jegat oleh Oknum TNI itu dengan membentak dengan nada tinggi ‘saya tembak kepala kamu, sambil moncong senjatanya mengarah ke saya, bayar kamu lewat, ini Hak saya ini punya Negara Indonesia’, ” ungkap Abdul karim sembari menceritakan kronologinya.

“Ya saya langsung pulang mas, dan saya gak ngasih mereka duit, soalnya kan saya baru pulang dari kerja nyadap karet mas,” cetus korban

Menurut saksi mata, Wawan irawan, salah satu anggota Legislatif terpilih Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang berada di lokasi kejadian membenarkan hal tersebut.

Tak hanya itu, wawan pun yang berada di lokasi kejadian langsung di kelilingi Oleh Empat Anggota Marinir dengan di beri berbagai macam pertanyaan oleh mereka.

“Saya ada juga dilokasi kejadian itu dan saya sempat melihat kejadian penodongan (senjata Api) itu,” jelas Wawan.

Atas nama Pribadinya, iapun merasa tidak terima dan keberatan apa yang telah mereka lakukan ke dirinya dan pihak korban, karena menurutnya hal tersebut kurang mencerminkan sebagai Anggota TNI yang mengayomi masyarakat. “Saya pribadi gak terima, karena saya gak bisa di gituin,” cetusnya.

Dilokasi yang sama, salah satu Anggota Marinir dari empat anggota yang berada dilokas yang diduga melakukan penodongan terhadap salah satu petani Karet membenarkan kejadian tersebut, ia berkilah bahwa pengeluaran sepucuk senjata Api yang dilakukanya hanya diacungkan keatas tanpa diarahkan moncongnya ke Petani. “Itu gak seperti itu, senjata Api saya keluarin hanya sebagai contoh saja,” elaknya.

Saat ditanya tempat bertugas ia mengaku bertugas di kesatuan Marinir iapun mengaku disuruh langsung dari Pimpinanya untuk mengamankan salah satu pekerjaan BUMN.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here