Oknum TNI Yang Todongkan Senpi Ke Petani Ternyata Hanya Kesalahan Paham Saja

0
100

Tubaba,Sigap88news.com-Oknum TNI yang bernama Rudi, menyampaikan permintaan maaf nya secara langsung dan lakukan klarifikasi kepada pihak korban Petani Karet terkait dugaan penodongan senjata disalah satu kebun karet Kampung Ujung Batu Kagungan Rahayu Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) yang dilakukan pada 11/07/19.

Dalam pertemuan pada malam tanggal 12 juli, Oknum TNI Rudi langsung menyambangi pihak Korban dan menyesali perbuatan yang di lakukan pada saat itu.

Menurut Rudi, perbuatan yang dilakukan pada saat itu diakuinya bukan unsur kesengajaan ataupun unsur perintah dari siapapun. Pada saat itu dirinya hanya salah paham kepada pihak korban karena waktu itu adanya penyetopan pekerjaan oleh salah satu pihak yang membuat dirinya khilaf sesaat.

“Kita datang kesini sudah niat baik saya minta maaf, yang mungkin sudah membuat bapak kaget. Dan alhamdulilah pihak Korban terima maaf saya,” jelasnya di rumah Korban Ujung Batu Kagungan Rahayu RT02. Jum’at, (12/07/2019)

“Dan sekali lagi kita sudah melakukan perdamaian secara kekeluargaan,” cetusnya.

Dalam perdamaian dengan pihak Korban Petani Karet dihadiri dari pihak Polres Tulang Bawang atau yang mewakili Polsek menggala, Kanit Intel, Brigpol Agus setiawan dan bhabinkamtibmas, Brigpol M Abdillah, Kemudian Pengawas lapangan, Nurdin Suhanda serta pihak keluarga Korban dan saksi-saksi yang ada pada saat itu

Ditempat yang sama, Abdul Karim atau petani korban yang menjadi Korban Penodongan Senjata mengatakan bahwa kejadian yang terjadi pada 11/07 dianggap sudah selesai.

Menurut pihak korban, kejadian itu hanya salah paham saja sehingga terjadi miskomunikasi dengan Oknum TNI

“Alhamdulilah kita sudah melakukan perdamaian, dan mereka hadir kerumah dengan niat baik. Keluarga besar sudah memaafkan juga, semoga kejadian ini cukup sampai disini. Sehingga saya harap jangan dibawa kemana-mana,” ungkap Susanti yang merupakan istri dari pihak Korban.

Pihak Korban berharap dalam kejadian yang telah terjadi ini dapat di jadikan sebagai pelajaran kita bersama. “Berkat kejadian ini juga kita kan bisa jadi keluarga dan mengenal satu sama lain,” ungkap pihak Korban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here