Giliran Polsek Dander dan Ngasem Bojonegoro, Pasang Banner Imbauan Pencegahan Karhutla

0
24

Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan, sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sangat besar.

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya selama musim kemarau ini, aparat kepolisian dari Polsek Dander dan Polsek Ngasem, pada Rabu (14/08/2019), melaksanakan pemasagan banner atau spanduk imbauan terkait pencegahan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di wilayah masing-masing.

Sebelumnya, Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli SIK MH MSi juga telah menyampaikan imbauan agar warga masyarakt mengetahui tentang larangan karhutla dan dampak serta sanksi hukumnya.

Kapolsek Dander AKP Mashadi SH, kepada awak media ini menuturkan bahwa mengingat di wilayah hukumnya terdapat kawasan hutan yang relatif cukup luas, sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya juga sangat besar, sehingga perlu diberikan edukasi terhadap masyarakat khususnya yang berada di kawasan hutan, untuk bersama-sama melakukan pencegahan terjadinya karhutla.

“Kita berdayakan bhabinkamtibmas yang desanya berada di kawasan hutan untuk melakukan kampanye pencegahan karhutla, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla,” ucap AKP Mashadi SH, Kamis (15/09/2019) pagi.

AKP Mashadi menuturkan bahwa, guna mengantisipasi dan sebagai upaya pencegahan karhutla, pihaknya bersama petugas Perhutani dan warga masyarakat, melaksanakan pemasangan banner imbauan di wilayah RPH Dander BKPH Dander di Desa Dander Kecamatan dan di wilayah RPH Grogolan BKPH Dander, di Desa Ngunut Kecamatan Dander.

“Agar warga turut menjaga kelestarian hutan dan dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.” kata AKP Mashadi.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu SH, yang di wilayah hukumnya juga terdapat kawasan hutan yang relatif cukup luas, sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan juga cukup besar.

“Kita sampaikan sosialisasi dan imbauan agar warga masyarakat mengetahui tentang larangan karhutla. Selain itu juga kita sampaikan dampak serta sanksi hukumnya, agar masyarakat mengetahui bahwa karhutla merupakan tindakan melanggar hukum,” tutur Kapolsek, Kamis (15/08/2019) pagi.

Adapun kegiatan pemasangan banner imbauan yang telah dilakukan di wilayah KRPH Ringinanom, KPH Ngelambangan, di Desa Setren Kecamatan Ngasem; di BKPH Tengger, KPH Bojonegoro, turut wilayah Desa Sendangharjo Kecamatan Ngsem; dan di BKPH Clangap, KPH Bojonegoro di Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem.

“Bersama petugas dari Perhutani, kita laksanakan pemasangan banner imbauan sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan,” kata AKP Dumas Barutu SH.

Lebih lanjut Kapolsek AKP Dumas Barutu juga berpesan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah kawasan hutan, agar cepat tanggap, manakala terjadi kebakaran hutan, salah satunya dengan melaporkan kepada petugas ataupun pemerintah desa setempat.

“Apabila mengetahui ada titik api atau ada pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab melakukan pembakaran hutan, segera laporkan kepada petugas,” pesan Kapolsek.(yuk 3s/hum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here