Bu Mit Siap Kembali Lagi ke Wakil Rakyat 

0
47

Bojonegoro : Masih subur dalam ingatan warga Bojonegoro bagaimana sengitnya rivalitas dua pasangan calon kepala daerah pada pilkada waktu itu.Kala itu Bu Mitro Atin  sebagai calon Wakil bupati (Cawabup) berpasangan dengan Pak Suhadi Mulyono  sebagai calon  bupati (cabup) .

Bu Mit  diusung partai  koalisi pada saat itu . Ibu satu ini harus menelan pil pahit karena akhirnya kalah dan gagal merengkuh kursi Bojonegoro 1 dan Bojonegoro  2.

Sebelum menjadi cabup pada Pilkada 2018 lalu, Bu Mitro Atin  merupakan anggota DPR periode 2014-2019. Dia mengundurkan diri sebagai legislatif DPRD Bojonegoro  untuk memenuhi panggilan partai dan pendungkungnya di Bojonegoro .

Pada Pemilu Legislatif 2019 , Perempuan kelahiran Tambak rejo Bojonegoro , itu memutuskan kembali menjadi calon anggota legislatif  (caleg) DPR melalui partai beringin (Golkar) . Dia maju di Daerah Pemilihannya sendiri.  sama seperti saat Pemilu Legislatif 2014.

Saat berbincang dengan sigap88 news , belum lama ini, Bu Mit  mengatakan luka akibat kalah di Pilkada Bojonegoro belum sembuh, bahkan masih berdarah-darah. Kondisi keuangan dan stamina pun sebenarnya belum pulih.

Namun, Ibu bersahaja ini meneguhkan langkah menuju parlemennya lagi,  karena ingin memenuhi panggilan pendukung dan partainya. “Ini amanah rakyat dan partai, maka Bismillah saya berjuang. Mudah-mudahan Allah memberi kemudahan jalan dan mendapat dukungan rakyat lagi,” kata warga  Kecamatan Tambak rejo , tersebut melalui sambungan telepon.dan Alhamdulillah kepercayaan rakyat masih bertumpu dipundaknya dan kemarin telah dilantik juga diambil sumpah,semoga ini menjadi amanah dan berkah dari Allah SWT, imbuhnya

Bu Mitro Atin  tak memiliki persiapan  khusus. Namun, Ibu yang teguh hatinya itu mengaku mempunyai strategi sederhana yang bisa menjadi senjata ampuh untuk meraup suara. Strategi itu yakni dekat dengan warga dalam suka dan duka.

Kedekatannya dengan warga terjadi secara alamiah. Tak hanya saat berkompetisi memperebutkan kursi parlemen, tetapi jauh sebelum itu. Saat tak menjadi legislatif Bojonegoro  seperti sekarang ini Bu Mit rutin diminta warga masyarakat Bojonegoro  menghadiri kegiatan, penceramah keagamaan  kajian keagamaan, pelatihan kewirausahaan, dan sebagainya.

“Setelah kalah Pilkada saya diminta masyarakat kaum muslimin & muslimat menjadi penceramah keagamaan,sehingga dapat berdekatan dan  bersilaturahmi dengan masyarakat.

Momen Hari Kemerdekaan Indonesia sekarang ini lebih semakin banyak aktivitas dengan masyarakat,” imbuhnya (yuk /3s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here