Di Hardikda Ke-60, Bupati Simeulue Bacakan Amanat Plt.Gubernur Aceh

0
65

SIMEULUE – Pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Ke-60 tingkat kabupaten Simeulue provinsi Aceh dengan tema “Mutu Pendidikan Meningkat Aceh Hebat” digelar di lapangan Upacara Pendopo Bupati Simeulue, Senin (02/09/2019).

Bupati Simeulue H.Erly Hasyim, SH.,S.Ag.M.I.Kom membacakan amanat Plt.Gubernur Aceh, Hari pendidikan Aceh yang kita peringati setiap tahunnya melalui momentum Hari Pendidikan Aceh ini pula kita perkuat tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental. Dengan generasi muda yang berkualitas, insya Allah kita akan mampu membawa perubahan menuju “Aceh Hebat” dimasa mendatang.

Mengingat pentingnya pembangunan sektor pendidikan untuk membangun Aceh, maka Pemerintah Aceh menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan dalam RPJMA 2017-2022, Melalui Program “Aceh Carong” Pemerintah Aceh bertekad untuk mewujudkan generasi Aceh yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional yang dicapai melalui pendidikan yang berkualitas.

Program ini bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat mendukung sepenuhnya terutama para pemangku jabatan yang berwenang untuk dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin dan saling bersinergi dengan lembaga terkait khususnya dalam membangun pendidikan di Aceh. untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Aceh tidak hanya mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 20 persen dari APBA, tapi juga diperkuat pula dengan dukungan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Kita patut bersyukur bahwa ikhtiar yang telah kita jalankan selama dua tahun lebih ini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan, di mana Pendidikan Aceh telah menampakkan geliatnya di tingkat nasional, di antaranya pada tahun 2018, sejumlah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aceh meraih predikat terbaik pertama pada 6 kategori, prestasi ini merupakan hasil yang sangat membanggakan karena pada lomba GT K berprestasi tingkat nasional, Aceh berhasil masuk 3 besar dari 34 Provinsi di Indonesia. Pada tahun yang sama, Guru dan Tenaga Kependidikan di bawah Kementerian Agama Aceh juga berhasil meraih juara umum dalam Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat nasional tahun 2018.

Sementara itu hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) juga menorehkan prestasi yang sangat memuaskan. Alhamdulillah Aceh di tahun ini berhasil menempati 5 besar dari 34 Provinsi di Indonesia dari sisi jumlah pelajar yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur seleksi SNMPTN, bahkan, hampir di semua PT N terbaik di Indonesia ada pelajar dari Aceh, demikian juga pada tahun 2018 yang lalu.

Pada tahun 2018, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh juga telah mengirimkan sebanyak 10 (sepuluh) orang siswa-siswi SMK Penerbangan Aceh termasuk Guru SMK Penerbangan untuk menjalani program magang di pabrik Pesawat Terbang Boeing yang dipusatkan pada Everett Community College di Seattle, Washington Amerika Serikat. Ini merupakan modal awal untuk mengembangkan lebih jauh sektor kedirgantaraan Aceh suatu saat nanti. Sedangkan akhir tahun 2017 yang lalu, Pemerintah Aceh juga telah mengirimkan sejumlah guru dan siswa SMK ke PT. Innovam yang berkantor pusat di Negara Belanda untuk mengikuti Pelatihan Otomotif Multibrand bertaraf Internasional.

Disamping itu, pada tahun 2019 ini , hasil kelulusan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA, SMK, dan MA, Aceh mengalami kenaikan secara signfikan, terutama hasil Ujian Nasional khusus SMK, yang mana, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya Aceh berada pada posisi juru kunci yaitu urutan ke-34 dari 34 Provinsi di Indonesia, sekarang meningkat menjadi peringkat ke-27 secara nasional. Prestasi gemilang Iainnya adalah perolehan nilai tertinggi hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK dan MA, di mana ada tiga puluh satu (31) orang siswa yang meraih nilai 100, jauh meningkat bila dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya tiga (3) orang siswa.

Baru-baru ini Provinsi Aceh juga berhasil merebut enam gelar juara di tingkat nasional pada event Apresiasi GTK PAUD dan DIKMAS dan memperoleh lima besar secara nasional, dalam tahun yang sama sejumlah siswa SMA juga mempersembahkan enam medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan empat medali dipersembahkan oleh siswa SMK pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang dilaksanakan di Jogyakarta.

Meski demikian, kita menyadari bahwa pencapaian ini belumlah cukup untuk kita merasa puas apalagi membanggakan diri, sebab pencapaian itu masih jauh dari harapan kita semua. Perlu pembenahan dan penguatan yang Iebih komprehensif dalam membangun sistem pendidikan di daerah melalui berbagai program peningkatan mutu yang berkesinambungan. Agar hal tersebut berjalan dengan baik, maka para pihak terkait, seperti Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, komite sekolah, manajemen penyelenggara, dan masyarakat harus dapat meningkatkan peran dan tanggung jawabnya sesuai dengan kedudukan dan tupoksi masing-masing.

Pemerintah Aceh siap melakukan yang terbaik dalam mendukung langkah percepatan di bidang pendidikan ini dan akan memberikan reward yang pantas kepada mereka yang berprestasi cemerlang di bidang pendidikan. Pemerintah Aceh juga telah membentuk 20 cabang dinas pendidikan di Kabupaten/Kota guna mendukung mutu pendidikan daerah, termasuk juga terus memberikan pelatihan bagi peningkatan mutu guru agar memiliki kompetensi yang tinggi. harapan kami sebagai kepala daerah, dalam tiga tahun ke depan kualitas pendidikan Aceh mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, Tutupnya.

Turut dihadiri oleh Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati, Ketua DPRK Simeulue Hj. Murniati, SE, Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Awang Danuarto, S.Sos, Pasintel Lanal Simeulue, Kapten Laut (E) Punto Pandowo, Kapolsek Simeulue Timur, Iptu D. Aritonang, Sekda Simeulue Ahmadlyah, SH, Para Asisten dan Staf Alhi Setdakab Simeulue, Para Kepala SKPK Simeulue dan Para Guru dan PNS Pemda  Simeulue.

Pantauan dilapangan, dilaksanakan Penyerahan Trophy dan uang pembinaan kepada siswa – siswi pemenang lomba dalam rangka memperingati Hardikda ke-60 di Kabupaten Simeulue serta penampilan Polisi cilik dari TK Pertiwi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here