Waidi Dan Sriatun Diduga Bunuh Diri Dengan Menenggak Minuman Oplosan

0
596

Dua Warga Slinggang Sidomulyo Kedungadem Di Duga Minum Arak Oplosan, Sampai Tewas Di TKP

Kedung Adem -Bojonegoro : Dugaan bunuh diri  terjadi di Dusun Slinggang, RT 016, RW 005, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, insan yang tergeletak dilantai ini meninggal dengan cara meminum minuman keras jenis arak oplosan,

Waidi (53) dengan alamat Dusun Slinggang, RT 016, RW 005, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro dan Sriatun (41) warga Dusun yang sama  Slinggang, RT 018, RW 005, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. hal ini terjadi pada Hari Selasa (17/09/2019)Sekiranya Pukul 05.00WB.

Kronologi kejadian , berawal saat Satonah (70) hendak membangunkan anaknya bernama Waidi (53).

Satonah  memanggil–manggil, hendak membangunkan putranya (Waidi) akan tetapi tak ada respon dari  dalam rumah yang bersangkutan.

Merasa penasaran akhirnya Satonah mengintip ke dalam rumah anaknya itu dan untuk mencari jawaban mengapa dipanggil kok nggak ada jawaban.

Alangkah kagetnya Satonah setelah mengetahui anaknya dan Sriatun dalam keadaan  tergeletak di ruang tamu dengan beralaskan karpet.

Dengan melihat keadaan anaknya yang tergeletak dilantai ,Satonah melaporkan hal ini ke Ketua RT setempat untuk melaporkan kondisi anaknya yang membutuhkan pertolongan .

Akhirnya datang  ketua rt Sadiran  dan dibantu warga sekitar untuk membuka paksa pintu jendela , di congkelnya jendela dari luar rumah.

Setelah berhasil masuk ke rumah, didapati kedua korban sudah dalam kondisi tak bernyawa .dengan melihat kejadian ini ketua rt dan warga  akhirnya melaporkan ke Mapolsek Kedungadem dan langsung diterima Kapolsek AKP Agus Elfauzi,S. Sos dengan didampingi Kanit Reskrim Bripka AbdulMuchib mendatangi TKP dan membenarkan dengan adanya kejadian dugaan bunuh diri 2 warga Desa Sidomulyo, Kedungadem tersebut.

Berdasarkan hasil olah TKP diketemukan, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan warga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel  jendela. Di sekitar TKP di temukan sisa minuman beralkohol jenis arak, 2 (dua) biji obat sakit kepala jenis mixagrip, minuman jenis fanta merah dan di kemas dalam sebuah botol plastik.

Masih menurut Agus Elfauzi menyebutkan, kondisi korban Waidi membujur terlentang ke arah utara dan kondisi korban Sriatun membujur terlentang kearah selatan.

Di samping kiri korban Waidi yang berjarak 30 cm diketemukan minuman jenis Fanta, di bawah kaki korban Waidi diketemukan senter, bekas botol air meniral dan telah dipotong bagian atasnya yang minumannya masih tersisa. Di meja diketemukan bekas botol minuman jenis arak.

“Diduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan minum  arak yang dicampur dengan fanta dan obat mixagrip,” ungkapnya.

Selain dari pihak kepolisian Polsek Kedungadem, turut hadir di TKP, Bhabinkamtibmas Sidomulyo Brigadir Arif Wahyu, Babinsa Sidomulyo Serma Nawawi, Plt Kasi Trantib Kedungadem Karsono dan Budi W dari Puskesmas setempat”, (yuk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini