Senam Alfabet Di Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional Pecahkan Rekor Muri

0
809

Bojonegoro- Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) tingkat Jawa Timur tahun 2019 ,tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Jalan Mas Tumapel .Minggu (29/09).

Kegiatan ini telah hadir. Orang nomor satu di Kabupaten Bojonegoro ,Dr Hj Ana Mu’awanah , Pj. Sekda Kabupaten Bojonegoro dan  Forpimda, Asisten II, Asisten III, Ketua DPD Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Jatim, Kepala OPD serta Camat se Kabupaten Bojonegoro.

Kontingen DPC Gerkatin dari 17 kota/kabupaten di Jawa Timur juga turut serta berpartisipasi dalam memperingati Hari Bahasa Isarat Internasional (HBII).

HBII kali ini mengambil tema “Hak Bahasa Isyarat Untuk Semua”,Dengan kegiatan hari istimewa ini, diharapkan dengan bahasa isyarat semua masyarakat dapat terlibat serta berkomunikasi dengan saudara saudara kita kaum  difabel ,sehingga dengan bahasa isyarat dapat dimengerti oleh semua orang.

Peringatan HBBI juga sebagai kebanggaan untuk masyarakat tuli karena masyarakat dapat berbahasa isyarat ,guna untuk dapat berkomunikasi dengan masyarakat yang lainnya, dan juga ikut memiliki posisi yang setara dengan saudara saudara kita.

Hal ini juga dapat dijadikan motivasi untuk mempelajari bahasa isyarat.

Peringatan HBII tahun 2019 ,diperingati dengan mengadakan flashmob senam alfabet. Senam ini juga sekaligus menjadi pemecah rekor MURI flashmob dengan peserta tuna rungu terbanyak.

Dengan diikuti 772 peserta. Senam alfabet merupakan gerakan senam sambil memperagakan huruf-huruf dalam bahasa isyarat.

Helmy Elisabeth selaku Kepala Dinas Sosial Bojonegoro menyampaikan bahwa kegiatan pada hari minggu ini, juga untuk menunjukkan bahwa masyarakat tuli dapat berprestasi dalam segala hal. “Ini merupakan pengalaman yang luar biasa karena dalam persiapannya dibutuhkan komunikasi dengan cara yang tidak biasa namun harus tersampaikan dengan baik. Saya berharap teman tuli tetap dapat berprestasi dan berkembang dengan baik.”, Terang Helmy.

Ketua Gerkatin DPD Jatim, Yuyun juga menyampaikan rasa bangga serta salut atas terselenggaranya acara ini, “Ini baru pertama kalinya saya melihat yang seluar biasa ini selama 6 tahun penyelenggaraan acara seperti ini.

“Saya berharap pelayanan akses disabilitas semakin membaik. Kegiatan kali ini juga menjadi momen yang membanggakan. Kita sebagai masyarakat tuli bisa membuktikan bahwa kita bisa, kita setara dan kita bangga. Maka dari itu kita tidak boleh merasa rendah dan kecewa.”, Tutur Yuyun dalam sambutannya.

Sementara itu Anna Muawannah selaku Bupati Bojonegoro dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi pada acara ini. “Difabel adalah mereka yang mempunyai keistimewaan, maka bagi kami tidak ada pengecualian karena yang ada hanyalah persamaaan. Pencapaian rekor MURI sebagai penyemangat sejarah bahwa hari ini kami berkumpul dengan semangat yang sama untuk menorehkan prestasi.”, Ungkap Bupati.

Bupati Bojonegoro menambahkan semoga kedepan  anak-anak masyarakat tuli bisa dibina sesuai dengan kompetensinya, agar dapat mendorong semangat kesetaraan dalam sesama.

Selain acara pemecahan rekor MURI senam alphabet, terdapat serangkaian acara lain yaitu jalan sehat, fashion show, lomba mewarnai, lomba pantomim dan lomba Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). (Yuk)

 

Editor :s.utomo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini