Binter Terpadu, Kodim Tipe A 0832 Sosialisasikan Pendidikan Lalin dan Penyuluhan Anti Narkoba

0
37

Surabaya, Sigap88news.com – Dalam rangka Binter (Pembinaan Teritorial) Terpadu T.A.2019, Kodim Tipe A 0832 selaku Aparat Komando Kewilayahan Jajaran TNI AD bekerja sama dengan Polda Jatim (Polisi Daerah Jawa Timur) untuk menyelenggarakan sosialisasi Lantas (Lalu Lintas).

Pelaksanaan sosialisasi bertempat di Ballroom Hotel Bidakara Jalan Tegalsari Surabaya, Kamis (07/11/2019) pagi dihadiri Tim Wasev Korem 084/Bhaskara Jaya, Danramil (Komandan Koramil) beserta Anggota, Pasidim (Perwira Seksi Kodim) Tipe A 0832 beserta Staf Bintara, Tamtama, PNS dan Persit KCK Cab Ll Dim Tipe A 0832, serta Masyarakat dari wilayah binaan, Personil Yonif 500/Raider, maupun Personil Polda Jatim.

Dandim (Komandan Kodim) Tipe A 0832 Kolonel Inf M. Sjasul Arief, S.Sos dalam sambutannya yang dibacakan dan disampaikan langsung oleh Kasdim (Kepala Staf Kodim) Mayor Inf Budi Sasmoyo Teguh K saat mewakili Dandim yang berhalangan hadir.

Kasdim mengucapkan puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga pada hari yang berbahagia ini kita dapat berkumpul untuk menghadiri acara Sosialisasi Lantas (Lalu Lintas, red) dalam rangka Binter Terpadu TA. 2019 di wilayah Kodim Tipe A 0832.

Alangkah bersyukurnya kita hidup di jaman yang modern seperti sekarang ini, dimana ketika pergi ke tempat yang akan kita tuju, kita dapat dengan mudah menggunakan angkutan umum, sepeda motor, mobil dan becak. dan lain sebagainya yang dapat mempermudah kita untuk cepat sampai ke tujuan.

Namun apakah kita sadar dangan adanya fasilitas yang dapat mempermudah kita justru dapat merugikan diri kita sendiri apabila kita tidak melaksanakan dengan disiplin. Disiplin itu indah namun apakah kita sudah menanamkan jiwa disiplin dalam diri kita sendiri ?

Masih banyak ditemukan pelanggaran – pelanggaran disiplin terutama dalam hal disiplin lalu lintas. Banyak kasus kecelakaan akibat pengendara yang ugaI – ugalan di jalan, ada juga pengendara yang mengendarai dalam kondisi mengantuk, kurang fit, dan lain sebagainya.

Sebagai pengguna jalan umum, sudah sewajibnya kita menjadi pengendara yang baik di manapun kita berkendara. Jangan sampai mengendarai dengan ugal – ugalan atau dalam keadaan mengantuk. Masih banyak juga ditemukan jalan dengan kondisi rusak, berlubang, tidak rata, ataupun terlalu sempit, sehingga mengakibatkan jalan mempunyai resiko kecelakaan tinggi.

Tertib berlalu lintas merupakan sebuah tindakan yang mulia dari kejadian – kejadian yang sudah ada, demi keselamatan diri kita sendiri dan keluarga.

“Marilah kita mentaati peraturan lalu lintas yang sudah ada, jangan sampai ketidak disiplinan yang kita lakukan mencelakakan diri kita sendiri dan orang – orang yang ada di sekitar kita”, ajak Kasdim.

Kompol H. Dadang, SH. MH., Jabatan Kasi Opsprek, menyebutkan, bahwa penyebab kecelakaan yaitu perilaku tidak konsentrasi, tidak tertib, melebihi batas kecepatan, lelah dan mengantuk.

Sebagai informasi, bahwa sesuai data Dirlantas Polda Jatim tahun 2018, usia korban laka lantas meliputi yaitu usia 0 s.d. 9 tahun sebanyak 1158, usia 10 s.d. 15 tahun sebanyak 2613, 16 s.d. 30 tahun sebanyak 9870, usia 31 s.d. 40 tahun sebanyak 4815, usia 41 s.d. 50 tahun sebanyak 4840, dan usia 51 tahun ke atas sebanyak 6131.

Untuk kendaraan yang terlibat laka lantas, meliputi Bus 272 turun 1,09 %, Mobil Penumpang 2.897 turun 0,65 %, Mobil Barang 3.213 naik 7,28 %, Sepeda Motor 25.662 naik 4,28 %, Ransus 191 turun 56,98 %.

Sedangkan jenis pelanggaran, meliputi surat – surat sebanyak 454.531, marka jalan atau rambu – rambu sebanyak 243.971, tidak pakai helm sebanyak 117.962, syarat perlengkapan sebanyak 63.695, pelanggaran lain – lain sebanyak 58.901, batas kecepatan sebanyak 10.426.

Sekedar untuk mengingatkan dan mencegah terjadinya kecelakaan bagi peserta sosialisasi, maka diakhir acara ditayangkan beberapa tayangan laka lantas yang sebelumnya telah melalui sensor dan dilanjutkan dengan tayangan safety riding.

Pada intinya kecelakaan terjadi paling banyak karena kesalahan diri sendiri maupun orang lain, bisa terjadi kepada siapa saja dan siapa saja. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here