Disnakertrans Lotim: Stop Aktivitas Asosiasi Brokers Indonesia Di Lotim

0
214

NTB, SIGAB88NEWS.Com ||

-Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakerstrans) melalui Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Moh.Hirsan menyatakan “kegiatan pungutan sejumlah uang oleh oknum yang mengaku sebagai Asosiasi Brokers Indonesia (ABI) di Kabupaten Lotim NTB adalah Ilegal.”

Demikian dikatakan Kadis Disnakertrans melalui Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Kabupaten Lotim NTB Moh. Hirsan saat di konfirmasi wartawan Media ini Via HP. Selasa (7/1/2O) di Mataram.

Hirsan panggilan akrab Moh.Hirsan mengaku bahwa” Disnakertrans Lotim NTB telah gelar sidak bertempat di Kantor/Sekretarat ABI di Penginapan Bunga Masbagik Lotim,NTB baru baru ini.Pada saat sidak berlangsung pihak nya telah menemukan aktivitas ABI Lotim yang menerima sejumlah uang dari masyarakat di Kantor / Sekretariat ABI Lotim. Atas aktivitas lembaga itu di Lotim Hirsan minta kepada pihak ABI untuk menunjukkan surat ijin dari Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terkait aktivitas tersebut. Tetapi pihak ABI Lotim tidak mampu menunjukkan surat surat resmi dari pihak pemerintah Daerah (Pemda) Lotim maupun dari pemerintah pusat.”tegasnya.

Kegiatan ABI di Lotim menurut Hirsan ternyata ” ilegal. ABI tidak boleh melakukan segala kegiatan apapun di Lotim sebelum mengantongi ijin resmi dari pihak pemerintah terkait.”tegas nya.

Hingga terbitnya berita ini ” Asosiasi Brokers Indonesia (ABI) berkantor/Sekretariat di Penginapan Bunga Masbagik, Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur NTB dan mengaku berkantor pusat di Jakarta dan mengaku Ketua ABI Pusat di Jakarta berasal dari Lombok Timur NTB bernama Lalu Ahmad Nurdin Hardi pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) NIK 520305030620001belum memiliki legalitas formal di Lotim.” Jelas nya.

Hirsan tegaskan “pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur melalui Disnakertrans Lotim telah mengirim surat secara formal kepada pengurus ABI yang beralamat di Penginapan Bunga Desa Masbagik Lotim NTB yaitu melarang segala aktivifas ABI di Lotim NTB.” tuturnya.

Pada saat sidak berlangsung telah memberi worning kepada Oknum ABI lotim agar tidak memungut sejumlah uang kepada masyarakat. Dan pada saat sidak berlangsung telah ditemukan sejumlah masyarakat yang datang menyetor sejumlah uang kepada oknum yang mengaku sebagai pengurus ABI.

Modus Operandi nya adalah “oknum ABI datang di Desa- Desa maupun di Kampung- Kampung mencatut nama pemerintah, dengan memberi iming-iming kepada masyarakat bahwa mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mau pun Tenaga Kerja Wanita (TKW) akan mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa uang sebesar Rp.6,5 juta hingga Rp 10 juta tiap orang.”sebutnya

Bahwa untuk mendapatkan sejumlah uang tersebut lanjut Hirsan “persyaratannya adalah para eks TKI/TKW harus menyerahkan identitas diri berupa Paspor, KTP.KK kepada ABI dengan uang pendaftaran berfariasi mulai Rp.100 ribu.Rp.125 ribu hingga Rp.150 ribu perorang padahal tidak ada bantuan tersebut. Informasi tersebut adalah tidak benar.” Tegas Hirsan yang berwajah ganteng itu. Hirsan menghimbau kepada msyarakat agar tidak mempercayai informasi bohong tersebut.” tutupnya

Taqwa NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here