Karantina Tahfidzul Qur’an yang Digelar Yayasan Pelita Cendekia An-Najah Resmi Ditutup

0
77

Gayo Lues, sigap88news.com || Yayasan Pelita Cendekia An-Najah yang menggelar acara Karantina Tahfidzul Qur’an selama 10 (sepuluh) hari resmi di tutup.

Acara penutup yang berlangsung di gedung Bale Musara milik pemerintah Gayo Lues yng di kelola oleh Sekretariat Daerah, Selasa (14/01/2020)

Sebanyak 207 peserta karantina yang terbagi dua angkatan diantaranya 168 peserta dari SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan 38 peserta dari SD (Sekolah Dasar).

Penutupan acara Karantina Tahfidzul Qur’an ini langsung di lakukan oleh orang nomor Dua Kabupaten gayo Lues H . Said Sani

Dalam sambutannya Wakil Bupati H. Said Sani mengatakan, Terima kasih kepada Kepala Yayasan Cendekia An-najah, Dewan guru dan yang turut berkontribusi memajukan Kabupaten Gayo Lues, yakni membangun akhlak pada generasi dan mampu mengukir prestasi akademik.

“Terima kasih telah ikut andil mendongkrak visi misi Pemkab Gayo Lues mewujudkan 1.000 Hafidz di Kabupaten Gayo Lues, yakni dengan menciptakan para aset pemimpin masa depan penghafal Al-Qur’an,” Ungkap H.Said Sani.

Pada Kesempatan itu Deni Hartawan Kepala Sekolah SMPIT mewakili pihak yayasan menjelasakan keadaan sarana dan prasarana yang belum memadai, sebab Pada tahun 2020 ini, lanjutnya, SD Raudlatul Jannah memiliki murid terbanyak se Kabupaten Gayo Lues dengan jumlah kurang lebih 570, dan untuk jumlah siswa tingkat SMP terbanyak nomor empat seluruh Gayo Lues.

Untuk jumlah murid SD masih tidak mencukupi, dengan daya tampung sebanyak 15 ruangan, diantaranya satu kelas dan dua lokal, diperkirakan tiga lokal lagi kekurangan.

“Gedung SMP sampai saat ini kita belum punya bangun sendiri, pihak yayasan masih meminjam gedung milik Pemda Gayo Lues, dikarenakan belum memiliki gedung pribadi,” Tutup Deni. (Edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here