Seorang Ayah Cabuli Anak Tirinya Di Amankan Polres Gayo Lues

0
99

Gayo Lues, sigap88news.com || Pria Berinisial SR (24) Warga Dusun Muluem, Kampung Blang Bengkik, Kecamatan Blangpegayon diamankan satuan Reskrim Kriminal (Satreskrim) Polres Gayo Lues dengan tuduhan kejahatan sexual terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur, Jumat (17/1/2020) di Dusun Cik, Kampung Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren.

Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan SIK MSi melalui Kanit PPA Bripka Hendra Novriandi didampingi Kasubag Humas Polres A Dalimunthe saat konferensi pers, Selasa (21/01/2020) menuturkan, Tersangka SR melakukan tindakan tidak terpujinya terhadap anak tirinya sendiri yang berinisial AP (6) sehari sebelum penangkapan tepat pada 16 Januari 2020 malam hari.

Berawal sekitar pukul 20.00 WIB tersangka SR pulang kerumahnya, dan berbaring dekat dengan AP (korban), pada saat itu korban belum tidur, kemudian sekira pukul 20.30 WIB SR pergi keluar rumah. Tak lama berselang, 21.30 WIB SR kembali lagi kedalam rumah lalu memasak sayur untuk di santap malam itu setelah selesai SR ke kamar mandi. Sekembalinya dari kamar mandi, SR melihat AP sudah tidur lalu SR menyelimuti AP dan SR pun berbaring satu selimut dengan AP, dan sekaligus membisikkan jangan bilang sama mamak mu.

Kemudian, melihat gerak gerik SR yang mencurigakan,Tidak lama berselang MA (22) ibu kandung AP (korban) melihat gerak-gerik mencurigakan dari tersangka SR iyapun sontak menarik selimut yang digunakan SR menutupi aksinya dan MA terkejut karena kemaluan SR sudah berada celananya begitu juga celana dalam korban (AP) yang berada di kakinya.

“Seketika itu terjadi pertengkaran hebat antara MA ibu korban dengan SR,saling pukul tidak terhindarkan,untung tetangga mendengar kejadian dan melerai kedua untuk di amankan,” Ungkap Bripka Hendra Novriandi.

Akhirnya tepat pada keesokan harinya Jum’at 17 Januari 2020 Ibu korban melaporkan hal ini ke Polres Gayo Lues.

“Akibat ulah tak terpujinya tersangka SR terancam Pasal 76D JO, Pasal 81 ayat (1), (2) dan (3) atau Pasal 76E JO, Pasal 82 Ayat (1) dan (2) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 5 tahun sampai dengan 20 tahun penjara,” tutup Bripka Hendra. (Edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here