Viral Saat Diperiksa Kesehatannya Anggota DPRD Blora Diduga Ngamuk Ngamuk

0
39
Blora – Rekaman video yang memperlihatkan aksi tak pantas  anggota DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah, hingga viral di media sosial.

Dalam video yang dibagikan oleh warga di akun Facebook “Opini Blora” itu tercatat telah ditonton ratusan ribu orang, dengan respons 4000 komentar dalam hitungan jam.

Peristiwa tersebut  terjadi pada Kamis (19/3/2020) di Terminal Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dalam video tersebut, para anggota dewan yang baru saja tiba dari kunjungan kerja ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terlihat marah dan membentak tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora.

Mereka tak terima ketika akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Kamu pejabat enggak? SOP-nya mana? Surat tugasnya mana? Kita DPR, bukan anak gembala. Pakai aturan. Pakai undang-undang,” ujar salah seorang anggota DPRD Blora WR dengan nada tinggi.

“Perintah dari mana, Pak?” sahut anggota DPRD Blora yang lain.

Padahal, tim medis itu diketahui hanya menjalankan tugasnya untuk mengantisipasi para anggota dewan tersebut tertular virus corona atau COVID-19.

Mendapat respon negatif dari para anggota dewan tersebut, para petugas medis yang hendak melakukan pemeriksaan hanya bisa tertegun dan menundukan kepala.

“Ada undang-undangnya. Kita tugas dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan TKW kita. Mana surat tugasnya. Kita DPR kunjungan ada undang-undangnya. Bukan teroris, bukan nganu,” bentaknya.

Setelah situasinya memanas itu, para anggota DPRD tersebut menurut informasi diketahui bersedia dilakukan pemeriksaan kesehatan, namun pindah lokasi ke RSUD Cepu.

Hanya saja setelah tim medis Dinkes Kabupaten Blora menunggu di halaman RSUD Cepu, bus pengangkut anggota Dewan tersebut tak juga datang.

“Meski demikian, kami sudah memeriksa 14 orang yang datang dari Lombok. Hasilnya aman, suhu tubuh normal. Untuk yang belum diperiksa, kami akan datangi ke rumahnya masing-masing,” kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman (P3PLP) Dinkes Blora, Edi Sucipto.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here