Setetes Embun Harapan New Normal, Agar Pesantren Diberi Fasilitas Protokol Kesehatan

0
288
Ach. Baihaki, S.Pd., M.Pd Ketua Fraksi PKB DPRD Sampang

Sampang, sigap88news.com || Pemerintah akan segera menerapkan New Normal, itu pertanda, akan kembali kehidupan normal di tengah pandemi Covid-19, maka dari itu ada sebuah harapan dengan new normal ini, yaitu dengan adanya infrastruktur protokol Kesehatan bagi Pondok Pesantren (Ponpes), agar para santri yang ribuan bisa kembali mengenyam Pendidikan dengan baik.

Harapan itu muncul dari Anggota DPRD Sampang Ach. Baihaki, S.Pd., M.Pd, dia sangat mendukung dan menyambut baik New Normal, namun dia memiliki harapan, agar Pemerintah Daerah juga melirik infrastruktur Protokol Kesehatan di Ponpes, seperti sarana mandi, tempat wudhu, kelas, Musholla, dan asrama terpenuhi standar Kesehatan.

“ Kami sangat menyambut baik new normal, maka dari itu sedikit harapan, agar Pemerintah melirik Pesantren, agar di sana juga ada protokol Kesehatan, dimana nantinya para santri bisa mendapatkan fasilitas itu, tanpa dihantui wabah korona “. Terang Pria kader GP Ansor Sampang ini.

Di samping itu, kata Ketua Fraksi PKB DPRD Sampang ini, santri yang mencapai ribuan menurutnya, rentan dengan penyebaran wabah, maka kata dia, harus ada tindakan penyemprotan Desinfektan di tempat aktivitasnya, dan ada sabun antiseptik, agar setiap beraktifitas para santri selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun tersebut.

“ Setidaknya di Pesantren sarana prasarana aman, dengan ada perhatian dari Pemerintah, juga disediakan penyemprotan misalnya dan ada sabun antiseptik, agar dimanfaatkan oleh santri “. Ungkapnya.

Dengan harapan itu, kata dia, para santri dan wali santri tidak panik, selalu aman, bisa belajar tanpa kendala para santri, akhirnya, new normal benar – benar terasa di semua golongan.

“ Insyalla dengan ikhtiar demikian, santri dan orang tua, tidak panik, dan para santri bisa mendapat pendidikan yang layak, tanpa dihantui rasa takut, akhirnya New Normal itu benar – benar terasa “. Pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini