Gus Khoiron Zaini : Dukung Langkah Presiden Dalam Melakukan Reshuffle, Utamannya Menteri Agama

0
548
Gus Khoiron Zaini Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sampang Jawa Timur

Sampang, sigap88news.com || Pidato Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, di depan para Menteri dan Lembaga Negara, terkait kinerja para Menteri dinilai lamban ditengah Pandemi Covid-19, bahkan Orang Nomor satu di Negeri Indonesia ini dengan nada keras jika perlu akan mereshuffle.

Nah menuai tanggapan dari semua golongan, salah satunya dari Ketua PC GP Ansor Sampang Jawa Timur, Gus Khoiron Zaini, sangat mendukung langkah Presiden dalam melakukan Reshuffle, utamanya di Menteri Agama, yang mana dinilai, kinerjanya sangat lambat, yang seharusnya, kata dia, Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Indonesia, belum ada tersentuh bantuan dari Kementerian Agama di tengah Pendemi Covid-19.

“ Kami sangat mendukung langkah Bapak Presiden Jokowi, dalam melakukan reshuffle Kabinetnya, yang mana lambat dalam bekerja, seperti Menteri Agama, kami menilai, dimana Pondok – Pondok Pesantren di Indonesia yang harus disentuh oleh Kementrian Agama, kami lihat tidak ada perhatian sama sekali “. Tegas Menantu dari Ulama Madura yang Kharismatik KH. Ach. Ghozali MF.

Dia juga mengatakan, dengan tegas sangat kecewa dengan kinerja Menteri Agama, dia contohkan, seharusnya Ponpes – Ponpes di Indonesia dibantu bagikan Masker, alat protokol kesehatan dan Rapid Test Gratis, tetapi, kata dia, malah dibiarkan begitu saja, berkesan tidak acuh kepada Pesantren, yang Pesantren tersebut merupakan pendidikan moral Akhlak bagi para santri – santriwati seluruh Indonesia.

“ Dimana sejak menjadi Menteri Agama Fachrul Razi, ini belum pernah ada melihat Ponpes, apalagi membantu minimal pemberian masker kepada para siswa – siswi didik, kayak tidak peduli, toh tempat pembinaan mental Akhlakul Karimah ini berada di Ponpes “. Tegas Ketua Jamiyah Sholawat At-Taufiq.

Maka dia meminta, secepatnya Presiden RI Ir. Joko Widodo, mereshuffle kabinetnya, utamanya Menteri Agama, dengan orang yang tepat mengerti kondisi tentang Keagamaan, agar dalam kinerja Pemerintah bisa secepatnya dirasakan oleh semua Masyarakat di Negeri Indonesia.

Hal tersebut senada dengan komentar Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Gus Syafiq Syauqi, yang di kutip di Media Duta, “Menag Fachrul Razi kami nilai tidak ada keberpihakan kepada Pesantren dan Madrasah dalam upaya bersama mencegah sebaran Covid19 dan mengedukasi publik. bahkan secara gamblang membiarkan sama sekali pesantren tanpa ada pendampingan dalam menghadapi new normal,” tegasnya.

Untuk itu dirinya mewakili jutaan kader Gerakan Pemuda Ansor di Jawa Timur menyampaikan ketidakpuasan atas kinerja Menteri Agama dan mendesak Presiden mengambil langkah extraordinary sesuai pidatonya dalam rapat kabinet.

“Pertemuan kyai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo pada Kamis lalu adalah puncak kegelisahan para ulama dan kyai atas diamnya pemerintah pada nasib pesantren di era pandemik ini. Pesantren dibiarkan sendirian tanpa ada keberpihakan negara. Maka reshuffle menteri agama bukanlah aspirasi yang berlebihan,” jelasnya kader Ansor yang akrab disapa Gus Syafiq itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini