Jumpa Pers Bakal Calon Bupati OKU Periode 2020 – 2025 oleh H.Eddy Yusuf,SH,MM

0
524

Baturaja, Sigap88News.Com || Bakal pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Pilkada Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) periode 2020 – 2025 H.Eddy Yusuf,SH,MM Dan Ir.H.Helman,MM memastikan kalau pihaknya tidak main-main untuk maju pada Pilkada tahun 2020.

Komitmen tersebut disampaikan keduanya saat menggelar konferensi pers di Halaman Rumah H.Eddy Yusuf Jl.A.Yani Km 7 Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur (Rabu 22/07/2020).

Konferensi pers itu digelar sekaligus untuk menepis kabar miring terkait pencalonan keduanya pada Pilkada Kabupaten OKU 2020 – 2025.

Jumpa Pers Bakal Calon Bupati OKU periode 2020 – 2025 dihadiri Antara lain : Para Insan Pers, Ipda Arif Wardoyo (Kanit Sospol Polres OKU),Siswandi Hamdani,SH (Ketua DPD Partai Berkarya Kab.OKU), Ir.H.Helman,MM (Bakal Calon Wakil Bupati OKU Periode 2020-2025),

Didalam kesempatan ini H.Eddy Yusuf,SH,MM. Menyampaikan, diselenggarakannya konferensi pers ini dalam rangka mendengarkan Keputusan Mahkamah Agung yang selama ini menjadi polemik perihal Apakah benar Keputusan Mahkamah Agung tersebut memperbolehkan mantan Wakil Gubernur untuk mencalonkan diri sebagai bupati dalam penyelenggaraan pilkada tahun 2020

Diteruskannya, apapun yang akan ditanyakan oleh rekan-rekan media mengenai perihal tentang pencalonan mantan Wakil Gubernur menjadi Bupati dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 nantinya akan dijawab oleh seorang advokat yang memang benar-benar memahami terkait putusan Mahkamah Agung tersebut”jelas Eddy Yusuf Di hadapan Awak Media.

Sementara itu, Khairil Syah Advokat H.Eddy Yusuf,SH,MH menyampaikan kepada awak media.

“hari ini kita membahas Terkait dengan pencalonan Bapak H. Edi Yusuf SH,MM sebagai Bupati OKU yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumsel,” Ucap Khairil Syah.

Khairil Syah mengatakan, Sebagaimana diketahui dalam peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 Yang intinya tidak memperbolehkan mantan Wakil Gubernur untuk mencalonkan diri sebagai bupati Menurut kami hal ini bertentangan dengan undang-undang pemilihan Gubernur wakil gubernur bupati wakil bupati serta walikota wakil walikota Sebab di dalam undang-undang Ketentuan tersebut tidak diatur di undang undang yang lebih tinggi dan ini yang menjadi akar persoalan.”katanya.

Ditambahkannya, dengan tidak diaturnya di undang-undang yang lebih tinggi, sementara PKPU tersendiri berada di bawah undang-undang maka PKPU ini bertentangan dengan peraturan perundangan di atasnya.

Khairil Syah menjelaskan, Kami mempunyai klien yang juga merupakan mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang juga akan mencalonkan diri sebagai bupati di Kabupaten Asahan, dalam hal ini kami ajukan uji materiil ke Mahkamah Agung di bulan Desember dan di awal tahun permohonan tersebut dikabulkan. Mahkamah Agung menyatakan bahwa PKPU yang mengatur larangan mantan Wakil Gubernur untuk mencalonkan diri sebagai bupati itu tidak berkekuatan hukum dan memerintahkan KPU untuk mencabutnya. “jelas
Khairil Syah advokat eddy yusuf.

“inti dari konferensi pers hari ini bahwa Siapa saja yang mencalonkan diri sebagai Bupati di 514 Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia pada pelaksanaan pilkada tahun 2020 jika dia mantan Wakil Gubernur sangat diperbolehkan.” tegas Khairil Syah.

Acara konferensi pers Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab Awak media dengan Bakal Calon Bupati OKU periode 2020 – 2025 dan Advokat Khairil Syah.

“Mari kita mencerdaskan kehidupan bangsa Biarkanlah rakyat sendiri yang memilih pemimpin yang ia sukai, Kalangan pers tentunya sangat berkewajiban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ucap Eddy yusuf diakhir jumpa pers. (Hermanto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini