Pemkab Bojonegoro Kembali Gelar Rapid Tesk Begi ASN

0
123

Bojonegoro, sigap88news.com || Kembali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (05/08/2020),

Telah melaksanakan rapid test terhadap seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN), kegiatan rapid tes diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Kegiatan rapid test yang terselenggara sebagai bentuk upaya screening guna untuk mengetahui secara dini dan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN) dilingkup jajaran Pemkab Bojonegoro.

Kegiatan rapid test diselenggarakan dikantor masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). dan dilaksanakan di 19 OPD, di lingkungan Pemkab Bojonegoro, diantaranya . Dinas Pendidikan,Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas PU Sumber Daya Air, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya,Dinas Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Penataan Ruang,Dinas Ketahanan Pangan,Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja,Dinas Sosial.

Kemudian Dinas Kepemudaan dan Olahraga,Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Mikro,Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana,Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Lingkungan Hidup,Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan,Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sebelumnya, pada pada Kamis (30/07/2020)yang lalu, Pemkab Bojonegoro juga telah melaksanakan rapid test terhadap Aparatur Sipil Negera (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro Kembali Gelar Rapid Test bagi ASN dari Seluruh OPD (1)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, dr Ani Pujiningrum MMKes, kepada Wartawan di sela-sela pelaksanaan rapid test tersebut menjelaskan bahwa hal ini Dinkes Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan rapid test terhadap seluruh ASN dari 19 OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Menurut dr Ani kegiatan tersebut merupakan screening, yang bertujuan untuk meningkatan kewaspadaan sedini mungkin dengan harapan apabila ada ASN yang ditemukan reaktif nantinya bisa dilakukan penanganan sedini mungkin dan nantinya akan langsung dilakukan swab.

“Karena rapid test ini sifatnya screening jadi belum tentu yang hasilnya reaktif, pasti positif. Jadi sifatnya screening ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan saja.” kata dr Ani Pujiningrum.

Ketika ditanya berapakah jumlah ASN yang menjalani rapid test tersebut, dr Ani Pujiningrum tidak mengetahui secara pasti, namun menurutnya seluruh ASN dari seluruh OPD di linkungan Pemkab Bojonegoro dijadwalkan mengikuti rapid test tersebut.

“Tidak ada targetnya. Hari ini kita lakukan rapid test dari 19 OPD, semua yang ada di Bojonegoro,” kata dr Ani Pujiningrum.

Dari pantauan awak media ini, ada ratusan ASN yang telah hadir untuk mengikuti rapid test tersebut, dan hingga berita ini ditulis, kegiatan rapid test masih berlangsung, sehingga hasilnya masih belum diketahui. (Yuk3s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini