Kapolres Sampang Canangkan di Lima Kecamatan Menjadi Desa Tangguh Anti Narkoba

0
342

Sampang, sigap88news.com || Kapolres Sampang AKBP. Abdul Hafidz, SIK., M.Si, telah melakukan rapat pematangan, tentang rencana di Lima Kecamatan menjadi Desa Tangguh Anti Narkoba, yakni di Kecamatan Banyuates, Ketapang, Sokobanah, Robatal dan Omben, dengan tujuan Stop Peredaran Barang Haram Tersebut. Sabtu (29/08).

Maka Orang Nomor Wahid di Polres Sampang ini, telah melakukan Rapat dengan Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang, semua Kapolsek Jajaran Polres Sampang, dan ASN Polres Sampang, guna persiapan – persiapan target pembentukan Desa Tangguh Tersebut, yang mana rapat ini dipimpin sendiri oleh Kapolres Sampang, untuk mendengarkan pula masukan dan saran para peserta rapat.

Komandan Hafidz (Sapaan Akrab Kapolres Sampang) mengatakan, untuk memerangi dan menghentikan peredaran Narkoba Khususnya Sabu – Sabu (SS), tidak hanya tugas Polisi, menurutnya semua elemen harus memiliki peran ikut serta untuk memerangi dan memutus penyalahgunaan peredaran narkoba diwilayah Hukum Polres Sampang.

“ Ini bukan tugas kami saja, semua elemen Masyarakat harus ikut terlibat, untuk memerangi dan menghentikan peredaran barang haram tersebut, maka dari itu dia meminta kepada Masyarakat agar aktif memberikan Informasi kepada Polres Sampang, agar benar – benar Sampang Bersih dari Narkoba “. Katanya.

Pria yang kelahiran Lamongan ini pun menambahkan, untuk pembentukan Desa Tangguh Anti Narkoba dibutuhkan :

  1. Komitmen personil Polres dan Polsek jajaran untuk anti narkoba. Akan ditindaklanjuti dengan giat deklarasi bersama secara internal dan eksternal. 
  2. Pengedepanan kerjasama (peningkatan pola komunikasi dengan semua pihak pemilik ponpes, klebun, perangkat desa, tomas dll, peningkatan Pola koordinasi dan Pola kolaborasi) dalam pemaksimalan Kabupaten Sampang bebas narkoba.
  3. Pengawasan bersama oleh berbagai pihak melalui sinergi.
  4. Komitmen bersama segenap elemen masyarakat (Habaib, Ulama, Umaro, Tokoh Masyarakat, LSM, wartawan dll) sepakat untuk perangi narkoba dan menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

“ Dengan menyatukan Persepsi bersama, dengan Tiga Pilar Kamtibmas, Elemen Masyarakat,  LSM dan Wartawan, maka kami yakin sedikit demi sedikit, Kabupaten Sampang akan keluar dari Zona Merah Peredaran Narkoba “. Pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini