Lagi – Lagi Sat Reskrim Polres Bojonegoro Berhasil Grebek Pabrik Miras

0
62

Bojonegoro, sigap88news.com || Reskrim Polres Bojonegoro kembali berhasil gerebek Pabrik miras (jenis arak ),yang keberadaanyadi Desa Sratu Rejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, barang bukti Arak yang diamankan Sat Reskrim Polres Bojonegoro kurang lebih 12 ribu liter.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan,dalam pres rilisnya,Kamis Tanggal 10-September-2020.menyampaikan  sebelum penggerebekan pihaknya telah seksama melakukan penyelidikan terkait dengan adanya peredaran miras jenis arak di Wilayah hukum Bojonegoro.
Kemudian dengan cekatan petugas Sat Reskrim memancing penjual dengan cara membeli online,  akhirnya petugas menemukan lokasi pabrik yang memproduksi miras jenis arak.
Tiga orang yang diduga pemilik pabrik arak telah diamankan oleh Satuan Reskrim ,Suharjo selaku pemilik usaha produksi arak, Kustini sebagai penjual arak, dan Ricky selaku pengelola pabrik arak diketahui semuanya adalah warga Sraturejo, kecamatan Baureno.
“Produksi Arak ini berada di Rumah Suharjo, tempatnya sengaja disamarkan dan sulit ditembus oleh petugas, namun dengan kepiawean dan ketangkasan petugas akhirnya pabrik arak ini berhasil digerebek oleh Satuan Kami” ungkap Kapolres Bojonegoro dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Iwan Hari Poerwanto.
Salah satu pelaku pemilik rumah dan pabrik barang haram ini , sudah pernah masuk penjara dengan perbuatan yang sama  6 bulan masuk bui pada tahun 2017.
Barang bukti yang telah diamankan petugas  1 set tungku pemanas( alat suling) 2 buah selang spiral, 33 drum tempat arak,  masing masing drum berisi 200 liter arak, 6 buah LPG, 72 botol kosong, 4 buah plastik tutup botol, 2 bungkus Fermipan, 13 bungkus plastik berisi ragi tape, 1 ikat kardus bekas, 600 botol berisi miras siap edar,dan 3 buah telepon genggam.

“Sebelumnya petugas berhasil mengamankan pemilik warung Kustini juga sebagai penjual miras jenis arak,dari sinilah kemudian petugas mengembangkan hingga dilakukan pengerebekan pabrik arak,” Ungkap  Kapolres Bojonegoro.
Dalam pengungkapan diperkirakan  satu hari pabrik arak ini mampu memproduksi hingga mencapai 1000 liter siap edar. sasaran edarnya wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.
Pelaku kini dalam ancaman pasal  204 KUHP atau pasal 140 KUHP Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tenntang pangan Jo pasal 55 KUHP, bahwa barang siapa yang menjual, menerimakan, atau membagi bagikan dan sedang diketahui barang itu berbahaya itu didiamkannya dana atau perdagangan pangan dengan sengaja tidak memenuhi standart keamanan pangan, maka diancam hukuman pidana penjara  seumur hidup atau 15 tahun. (3s/yuk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini