Gagalkan Penyeludupan Satwa Liar Untuk Diperdagangkan, Kapolres Tanjung Perak Mendapat Penghargaan Dari KSDAE

0
52

Surabaya, sigap88news.com || Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.SI., M.H., mendapat penghargaan dari Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup di Hotel Grand Mercure, Jl. Wonocolo Surabaya, pada Jum’at Malam, (18/12/2020).

Penghargaan itu diberikan atas kinerja pengawasan dan pengendalian yang dilakukan Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Perak di bawah kepemimpinan AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., ketika menggagalkan pelaku penyelundupan satwa liar dan langka yang dilindungi beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., saat menerima penghargaannya mengatakan, bahwa pengungkapan pelaku penyelundupan satwa liar yang dilindungi berupa jenis burung langka asal Kalimantan dan Sulawesi yang hendak diperjual belikan. tersebut berhasil kami gagalkan atas kerjasama dengan pihak Bea Cukai Tanjung Perak.

“Sampai kemudian pihak Bea Cukai dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak segera melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku penyelundupan satwa liar dan langka untuk diperdagangkan tersebut, sehingga satwa-satwa itu dapat diselamatkan dari perdagangan,” ungkap Ganis sapaan lekat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Selain Ganis, penghargaan juga diterima oleh Wakapolres Kompol Anggi Saputra Ibrahim, SH, S.I.K, M.H, dan Kasat Reskrim Iptu M Gananta serta sejumlah anggota Satreskrim.

Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup saat itu menyampaikan, agar ke depan hubungan dengan instansi samping semakin erat. “Termasuk dengan Kepolisian yang memiliki kewenangan dalam penindakan hukum,” tukasnya.

Menurut Ganis, penghargaan yang diberikan Dirjen KSDAE ini tentu sangat membanggakan.

“Semoga kedepannya sinergitas hubungan dengan Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup semakin baik.

“Bagaimana pun juga wilayah Pelabuhan seperti wilayah kami sangat rentan menjadi pintu keluar masuk barang-barang illegal. Termasuk satwa-satwa liar dan langka yang dilindungi. Karena itu, sinergitas perlu terus dipupuk. Sehingga mudah dalam pengawasan dan penindakan hukum, karena Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup yang tahu apa saja jenis-jenis satwa langka yang dilindungi,” imbuhnya. (Rosi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini