Puluhan Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi, Dua Pelanggar di Nyatakan Reaktif

0
266

Bangkalan, sigap88news.com || Puluhan pelanggar yang terjaring operasi Yustisi protokol kesehatan di depan Alun-alun Bangkalan, pada Sabtu Malam (26/12/2020), langsung di Rapid Test, terdapat dua pelanggar dinyatakan reaktif.

Operasi Yustisi protokol kesehatan yang digelar Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K., dimulai dengan Apel Gabungan di Mapolres yang dipimpin Kabag OPS Polres Bangkalan AKP I Made Widyana S.H., M.H., dan diikuti 25 personil Polres Bangkalan, 6 personil Kodim 0829 Bangkalan, 5 personil Satpol-PP Kab. Bangkalan serta 7 personil Dinkes Kab. Bangkalan.

Pelaksanaan operasi Yustisi protokol kesehatan ini merupakan implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020, tentang Penegakan Protokol Kesehatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Adapun sasarannya yakni para pengguna jalan roda dua dan roda empat maupun pejalan kaki yang melintas di depan Pos PAM Natal dan tahun baru 2021 yang berada di depan Alun-alun Bangkalan.

Dalam operasi Yustisi kali ini sebanyak 55 pelanggar yang terjaring dalam Operasi Yustisi ini. Dimana 9 pelanggar diantaranya diberikan sanksi denda administratif dan 21 pelanggar diberikan teguran tertulis serta 25 lainnya diberikan sanksi sosial.

Selain itu, Tim satgas Covid-19 juga menemukan 18 pelanggar dan langsung dilakukan Rapid Test. Hasil Dari data 18 orang yang dilakukan Rapid Test, 16 orang diantaranya dinyatakan non reaktif dan 2 orang diantaranya reaktif selanjutnya langsung dapat penangan dari pihak Dinkes Kab. Bangkalan.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K., mengatakan, mengingat bahwa peyebaran virus Corona (Covid -19) yang hingga saat ini masih belum menunjukkan angka penurunan, baik angka secara nasional maupun di setiap daerah di Indonesia khususnya di Kabupaten Bangkalan, terus diupayakan untuk memutus penyebarannya.

“Salahsatunya adalah dengan rutin melaksanakan operasi Yustisi protokol kesehatan,” ungkap Kapolres.

Ajun Komisaris Besar Polisi itu, juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mendukung keselamatan masyarakat sehingga diperlukan gerakan preventif secara massif dan serentak untuk meminimalisir tingkat penyebaran virus corona seperti yang tertulis dalam maklumat Kapolri.

“Polres Bangkalan selalu berinovasi guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dari penularan virus ini, kita harus memprioritaskan dan mendahulukan kemanusian, keselamatan masyarakat lebih utama dibandingkan lainnya,” jelas Kapolres (Rosi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini