Ngaku Dukun Bisa Gandakan Uang, Warga Ngimbang Ditangkap Polisi

0
41

“Lamongan,sigap88news.com||” – MA alias H Ilyas ( 53) warga Desa Girik Kecamatan Ngimbang diamankan Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan. Pasalnya Ia telah melakukan penipuan terhadap tiga warga asal Mojokerto. Modusnya, tersangka yang mengaku dukun itu bisa menggandakan uang.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti uang mainan pecahan ratusan ribu dengan total Rp 3,3 Miliar.

“Modus tersangka MA melakukan penipuan terhadap 3 korbannya dengan cara memberikan bambu petuk yang dipercaya bisa mendatangkan uang.” Kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dengan didampingi Kasat Reskim AKP Yoan Septi Hendri saat rilis ungkap kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (30/03/2021).
Miko menjelaskan, kasus penipuan tersebut beawal tersangka menemui para korban dengan menawari pring (bambu ) petuk. Benda itu dinilai memiliki tuah dengan syarat korban terlebih dahulu menyetor uang kepada tersangka.
“Para korban yang saat itu terbua rayuan tersangka akhirnya bersedia datang ke rumah pelaku memberikan uang yang diminta yakni sebesar Rp 35 juta,” bebernya.
Setelah terlibat perjanjian tersebut sambung Miko, tersangka ternyata tak kunjung memberikan bambu petuk kepada korban. Tersangka justru menawari para korbannya akan menggandakan uang dengan jumlah yang cukup besar.

“Oleh tersangka, korban diminta menyetorkan uang senilai Rp 107 Juta yang nantinya akan digandakan berlipat-lipat,” ujarnya
Kemudian lanjutnya, korban yang tak kunjung menerima hasil penggandaan uang, para korban kemudian mendesak tersangka.
“Dan tersangka akhirnya bersedia mengembalikan uang kepada korban sebesar Rp 29 juta, dan bilang pada korban kalau uang tersebut masih digandakan di lantai 2 rumahnya, sambil mengajak korban ke rumahnya dan menunjukkan tumpukan uang mainan,” jelasnya.
Lanjut Miko, pelaku ternyata tak kunjung memberikan uang yang dijanjikan. Ketiga korban yaitu S, DS, dan DWN melaporkan kasus penipuan yang menimpa mereka ke polisi. Pelaku pun akhirnya ditangkap Polda Jatim dan kasusnya dilimpahkan ke Polres Lamongan.
Pelaku ini, lanjut Miko, mengaku bisa menggandakan uang tapi harus melakukan ritual terlebih dahulu menggunakan minyak misik, kain berwarna putih dan hitam.
“Saat digeledah, di rumah pelaku ditemukan uang mainan senilai Rp 3,3 miliar yang menurut pengakuan tersangka dibeli secara online,” terang Miko.
Miko menambahkan, pelaku penipuan juga diketahui merupakan seorang residivis kasus yang sama, serta penggelapan sepeda motor. Setelah mengetahui keberadaan pelaku di rumahnya petugas kemudian melakukan penangkapan dan penggeledahan rumah pelaku.

“Hasil dari penggeledahan diketemukan barang bukti berupa uang mainan, kain warna hitam dan putih, minyak, dupa dan lainnya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Lamongan guna penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Dihadapan petugas, tersangka MA alias H Ilyas mengakui semua perbuatannya dan menyebut jika uang mainan senilai Rp 3,3 miliar itu ia dapatkan secara online. Semua uang korban sudah habis ia belanjakan untuk keperluan sehari-hari.
“Atas perbuatannya, tersangka kami kenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkasnya.(Tris/ayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini