Elvis Aktivis OKU : Kami Selaku Warga OKU Berharap Gubernur Tetapkan PJ Bupati Putra Asli OKU

0
1193

Baturaja Oku, Sigap88news.com || Pesta Demokrasi di kabupaten Ogan Komering Ulu masih menyisakan masalah,yang mana pada Pemilu bupati dan wakil Bupati 2020 lalu calon tunggal Drs Kuryana azis dan Johan Anuar, SH.MM. telah memenangkan Kontestasi Politik di OKU dan telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil bupati beberapa waktu lalu tepatnya tgl 27/02/2021 di Griya Agung Palembang.

Namun setelah dilantik wakil Bupati OKU Johan Anuar,SH,MM langsung di non aktifkan karena tersandung kasus korupsi,dan selang beberapa hari sejak dilantik Drs.H.Kuryana Azis pun meninggal Dunia karena Sakit.

Masyarakat OKU berduka atas peristiwa yang terjadi baik terhadap Permasalan yang menimpa johan anuar terlebih atas meninggalnya Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis tersebut.

Saat duka masih menyelimuti masyarakat OKU, Kekosongan kepala Daerah tak boleh berlangsung lama,maka untuk mengisi kekosongan tersebut gubernur sumsel H. Herman Deru menjadikan Assisten 1 Pemprov Sumsel Edward Chandra,SH,MM sebagai Pelaksana Harian (PLH) dan penetapan Plh ini menuai protes keras dari perwakilan 8 fraksi di DPRD OKU.

karena menurut UU no: 23 tahun 2014 pasal 65 yang berbunyi jika bupati berhalangan maka Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pelaksana hariannya,namun protes tersebut terjawab karena Sekda OKU yg dijabat oleh DR. Ir. H.Tarmizi, SE.SH.ST.MM.MH. tidak bersedia untuk menjadi PLH tersebut dan hingga saat ini. bahkan hingga ditetapkan nya Pelaksana Jabatan (PJ) yang namanya sudah disetorkan oleh gubernur H. Herman Deru ke menteri dalam negeri.

Berkenaan dengan Pelaksana Jabatan Bupati OKU ini, selaku Masyarakat OKU Elvis salah satu aktivis OKU saat dijumpai media ini tepatnya sabtu 3 April 2021 di Sukajadi Baturaja mengatakan tentang harapannya pada Gubernur Sumsel untuk lebih mengedepankan kondusifas masyarakat OKU.

Dirinya mengatakan, Kami selaku warga OKU sangat berharap pada Gubernur Sumsel H. Herman Deru agar mengusulkan dan mendudukkan orang yang tepat dan merupakan Putra OKU atau setidaknya yang faham akan situasi dan kondisi serta demi Kondusifitas OKU saat ini,”tegasnya.

Diteruskan Elvis, mengingat OKU kini masih berduka baik dari kontestasi Pemilu yang mana calon tunggal H. Kuryana Azis memperoleh suara 65% dan kotak kosong 35,% maupun dari meninggalnya Bupati OKU serta kasus yang menimpa Wabup non aktif Johan Anuar tersebut.

Karena PJ ini masa jabatannya lama yakni hingga terpilihnya Bupati dan wakil bupati yang dipilih oleh DPRD OKU dan tentunya harus menunggu Inkracht (berkekuatan hukum tetap) Putusan yang sedang dijalani Wabup nonaktif Johan Anuar,”imbuhnya.

“Karena jika nantinya JA bebas maka JA lah yang menjabat Bupati dan hanya wakil bupati saja yang dipilih oleh DPRD OKU,”ujar Elvis.

Terakhir, Elvis juga menambahkan Semoga bapak Gubernur tidak mengusulkan dan menetapkan nama PJ yang bukan Orang OKU, apalagi dengan mendudukkan orang yang terkesan menimbulkan Nepoatisme, “pungkasnya. (Hrm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini