Pokja Kepala Sekolah Wadulkan Bupati Ke DPRD Bojonegoro

0
176

Bojonegoro sigap88news.com  — 190 kepala sekolah yang berada 8 Kecamatan di kabupaten Bojonegoro wadul ke DPRD Kabupaten Bojonegoro mengenai surat keputusan mutasi yang dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah Pada 12 Maret 2021 .telah melukai hati  para kepala sekolah yang telah mengabdi 2 sampai 3 periode bahkan diantara yang dimutasi tersebut mendekati usia purna tugas dengan jarak tempuh puluhan kilometer.

Sudarsih menyampaikan kepada Moch Affan DPRD komisi C kabupaten Bojonegoro ” bahwa pihaknya sudah mengabdi 36 tahun lamanya dan usianya rata-rata 56 tahun lebih mengapa jelang Purna tugas harus dimutasi dengan menempuh jarak puluhan kilometer dari tempat tugasnya ,sedangkan kondisi kesehatan kami beserta 190 teman lainnya banyak yang mengalami gejala stroke, diabetes dengan berdampak ngedrop bahkan kemarin teman kami dari Tambakrejo meninggal dunia keesokkan harinya setelah dimutasi padahal sebelumnya dalam kondisi drop kesehatan nya, ungkapnya.

Sangat disayangkan sekali diantara 190 kepala sekolah ada salah satunya kepala sekolah yang berprestasi menjadi korban mutasi tersebut sebelumnya menjabat kepala sekolah SD di Ngraho kemudian harus pulang kampung kembali ke SDN Kepohbaru yang jaraknya berpuluh-puluh kilometer, padahal beliau berprestasi mengangkat kabupaten Bojonegoro melalui penghargaan Adiwiyata dari lingkungan hidup nomor 3 se-Jawa Timur dan nomor 1 ditingkat kabupaten, sedih rasanya pengabdian selama ini harus sirna dengan mutasi yang dianggap sangat kurang bijaksana, keluhnya.

Menurut ketua paguyuban PGRI cabang Bojonegoro Ali Fatikin menyampaikan mohon kepada pemerintah kabupaten Bojonegoro dalam hal ini Bupati Anna Muawanah dan anggota DPRD kabupaten Bojonegoro hendaknya untuk mutasi kepala sekolah pada 12 Maret 2021 yang terdapat 190 kepala sekolah yang dimutasi untuk dikaji ulang atau dievaluasi kembali, tegasnya.

Akan tetapi anehnya antara Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Bojonegoro Dandy Supriyanto saling lempar permasalahan mutasi yang berlangsung pada bulan Maret kemarin dan pihaknya tidak pernah mengusulkan mutasi atau pergeseran kepala sekolah akan tetapi pihaknya mengusulkan pengisian kekosongan 131 kepala sekolah per 1 April 2021, pungkasnya.

Kepala Plt BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan bahwa dasarnya proses mutasi itu berdasarkan adanya usulan dari SKPD terkait dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan kabupaten Bojonegoro dan setelah usulan diterima selanjutnya adalah dipertimbangkan terlebih dahulu, jelasnya.

Menurut ketua komisi C DPRD kabupaten Bojonegoro Moch.Affan mengatakan bahwa pihaknya menjadi bingung karena pihak dinas pendidikan mengatakan tidak pernah mengusulkan sejumlah 190 kepala sekolah untuk mutasi atau pergeseran akan pihaknya mengusulkan pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah yang terdapat 131 sekolah per 1 April 2021, sedangkan pihak BKPP mengatakan bahwa adanya mutasi berdasarkan usulan dari SKPD terkait dalam hal ini dinas Pendidikan.
Kemudian pihak dari Komisi C DPRD kabupaten Bojonegoro Moch. Affan menyampaikan bahwa pihaknya tidak mau terjebak dalam permasalahan mutasi yang timbul banyak permasalahan, tegasnya.

Hearing komisi C DPRD kabupaten Bojonegoro dengan dinas pendidikan pada 7 April 2021 yang dihadiri oleh ketua paguyuban PGRI Ali Fatikin , dewan pendidikan Khuzaini, kepala dinas pendidikan Dandi Suprayitno,Plt BKPP Aan Syahbana, perwakilan kepala sekolah dari 8 kecamatan.Dan Moch .Affan menambahkan bahwa hal ini akan disampaikan ke Bupati kabupaten Bojonegoro Anna Muawanah yang mempunyai hak prerogatif.(tris/yuk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini