Komsos Cegah Tangkal Radikalisme Separatis Semester TA 2021 Kodim 0828

0
92

Sampang – Bertempat di aula Kodim 0828/ Sampang Jl. Diponegoro No.1, Banyuanyar, Kec. Sampang telah dilaksanakan kegiatan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/ separatis semester I TA 2021 dengan Tema ” Meneguhkan Toleransi Mencegah Radikalisme/Separatisme”.(12/04/21)

Turut hadir Komandan Kodim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum. S.E., M.Si. Segenap jajaran perwira kodim beserta perwakilan Tomas/Toga dan perwakilan pelajar.

Adapun Sambutan Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum. S.E., M.Si.Dandim 0828/Sampang ” Terimakasih kepada Bapak ibu sekalian yang berkenan hadir pada kegiatan pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/separatisme pada pagi hari ini,semoga dalam kegiatan ini bisa membawa kita semua untuk selalu mewaspadai segala bentuk faham radikalisme dan separatisme yang ada di kehidupan kita sehari- hari.”Tuturnya.

Pembinaan komunikasi sosial ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Dilanjutkan pemberian bingkisan secara simbolis serta penyampaian materi oleh Serma Mui Babinsa Koramil 0828/02 Camplong.

Islam adalah agama yang membawa misi pembebasan dan keselamatan, Islam hadir di muka bumi dalam rangka memberikan moralitas baru bagi transformasi sosial yang humanis tidak hanya membawa ajaran yang bercorak vertikal.”Ungkap Serma Mui.

Radikalisme merupakan suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis lewat kekerasan. Secara singkat.”Tutupnya.

“Selanjutnya materi dari Kapten Inf Supriadi selaku pasiter “Antisipasi bahaya Laten Komunis dan Paham Radikalisme, komunisme adalah ajaran yang menghapuskan hak milik perorangan / pribadi serta tidak mengakui adanya tuhan Atheis.”Ujarnya.

Marxisme adalah ajaran komunisme yang di kembangkan oleh Karlmax yang membagi pok masyarakat dalam kelas yang berbeda yaitu kaum majikan kapitalisme dan kaum buruh / proletar.

Leninisme adalah ajaran komunisme/ Marxisme yang dikembangkan oleh seorang tokoh komunis dari Rusia yang bernama Lenin, bahwa paham komunisme dapat diciptakan tanpa menunggu timbulnya krisis ekonomi dengan munculnya Lenin ini gerakan komunisme internasional memperoleh sebutan Marxisme/ Leninisme.

“Penyampaian terakhir dari Hj Siti Aisya Dinas Perikanan kab. Sampang “Peningkatan daya saing UMKM dalam kelompok yaitu peningkatan daya saing UMKM dan kelompok sehingga mampu tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar.

Pengaruh Covid 19 terhadap pertumbuhan ekonomi usaha perikanan dan UMKM “usaha mikro kecil dan menengah UMKM merupakan usia produksi yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro misalnya usaha kuliner pada 10 tahun terakhir perkembangan UMKM di Indonesia mencapai 10% dari total unit usaha di Indonesia jumlah UMKM yang tersebar di Indonesia sebanyak 62,93 unit meliputi perdagangan, pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, pertambangan dan pengolahan bangunan, hotel restoran dan jasa- jasa.”Ungkapnya.

Peran pelaku UMKM di tengah wabah untuk tetap menjaga pertumbuhan UMKM menjadi sangat penting saat ini yang perlu dilakukan adalah menahan penyebaran covid 19.

Kegiatan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/separatis merupakan Progja Kodim 0828/Sampang guna mampu memperkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi Pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme/separatisme dalam rangka mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang (RAK Juang) yang tangguh di wilayah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini