Penyekatan Mudik di Gunung Anyar, Jumlah Kendaraan yang Diputar Balik Terus Bertambah

0
68

Surabaya – 2 hari jelang perayaan lebaran Idulfitri 1442 H, petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan Linmas di Kota Surabaya terus memperketat perbatasan antara Kota Surabaya dengan Kabupaten Sidoarjo.

Pengamatan media ini di pos pengamanan (pospam) lebaran Idulfitri tepatnya di Jalan Dr. Ir. Soekarno wilayah Gunung Anyar pada Senin (10/5/2021) malam personel terus memeriksa kendaraan dari luar kota yang hendak masuk ke Kota Pahlawan.

Fokus utama petugas pada penyekatan lebaran tahun ini antara lain seluruh kendaraan roda 2 atau lebih yang pelat nomornya diluar L dan W.

Jika melintas kendaraan selain L dan W maka akan langsung ditepikan, selanjutnya petugas akan menanyakan tujuan kedatangannya ke Kota Surabaya.

“Ditanya ada perlu apa ke Surabaya terus ditanyakan apa ada surat resmi, surat bebas Covid-19 dan surat izin keluar masuk (SIKM),” kata Danramil Rungkut, Mayor Chb Suprianto.

Namun jika ternyata pengemudi yang bersangkutan tidak dapat memberikan sejumlah surat-surat itu, petugas akan langsung memerintahkan berputar arah untuk kembali ke tempat asal.

“Hari kelima larangan mudik untuk malam ini saja sudah ada 9 kendaraan yang harus kami putar balik karena tidak dapat menunjukan surat resmi,” lanjut dia.

Selama masa penyekatan mudik lebaran, petugas gabungan akan bersiaga 24 jam nonstop di pospam lebaran dimulai dari tanggal 6 Mei silam hingga 17 Mei mendatang.

“Intinya kami tidak ingin mobilitas pemudik akan menambah jumlah penularan Covid-19,” kelar Danramil. (Rik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini