Warga Besur Lamongan Ditemukan Tewas Membusuk Di Kawasan Hutan Widang

0
111

“Lamongan,sigap88news.com||” – Sebuah temuan mengagetkan seorang petani yang tengah menggarap kawasan hutan milik Perhutani RPH Sigagak BKPH Sundulan DEsa Sumberejo, Kec Widang, Kabupaten Tuban. Petani ini menemukan mayat lelaki yang tergantung di pohon. Sesosok mayat laki-laki yang ditemukan oleh petani Pesanggem itu kondisinya sudah mengenaskan karena sudah membusuk dan tinggal tengkoraknya saja dengan bagian tubuhnya masih menggantung. Korban diketahui bernama Masruhin (52), warga Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamonga.

Dari data yang dihimpun awak media, pria asal Lamongan yang menggantung di kawasan hutan itu pertama kali ditemukan oleh Gunawan (35), petani asal Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Kaget melihat mayat yang sudah dalam keadaan membusuk itu, saksi langsung melaporkan kejadian itu ke pihak Perhutani dan kemudian dilaporkan ke Polsek Widang, Polres Tuban.

“Awalnya, saksi sedang membersihkan lahan untuk dipakai lahan persil. Pada saat itu ia tahu kalau ada mayat yang posisinya menggantung itu,” terang AKP Totok Wijanarko, Kapolsek Widang, Polres Tuban.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian dari Polsek Widang langsung datang ke lokasi kejadian penemuan mayat laki-laki yang awalnya tidak diketahui identitasnya itu. Selanjutnya, pihak Polsek bersama dengan petugas tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Tuban langsung melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi mayat tersebut.

“Saat ditemukan itu korban sudah berbentuk kerangka (tengkorak) dalam posisi tergantung di pohon Lom dengan menggunakan tali Sulur atau akar pohon. Setelah identifikasi di TKP selanjutnya korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Tuban,” tambahnya.

Sementara itu, setelah korban dievakuasi petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas dari mayat yang ditemuka menggantung di hutan tersebut dan akhirnya diketahui bahwa korban adalah Masruhin (52), warga Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Yang mana berdasarkan keterangan dari keluarga, korban sudah pergi dari rumah sejak sekitar 20 hari lalu.

“Dari keterangan keluarga korban meninggalkan rumah sudah 20 harian, info karena ada masalah keluarga. Dugaan kuat memang korban meninggal karena gantung diri dan kini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya. (Tris/ayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini