Dikabarkan Kades Beringin Sakit Setelah Di Vaksin, “ Itu Bohong “

0
425
Pusilan, S.Pd., SE Kepala Desa Beringin Tambelangan (Foto Bang Ucup)

Sampang, sigap88news.com || Ditengah gencarnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang untuk melakukan Ikhtiar melawan Wabah Covid – 19, salah satunya mensukseskan gerakan Vaksinasi, namun Masyarakat di Kabupaten Sampang Khususnya di Kecamatan Tambelangan masih percaya terhadap kabar – kabar Bohong mengenai Vaksinasi. 

Salah satunya kabar bahwa Kepala Desa (Kades) Beringin Kecamatan Tambelangan Pusilan, S.Pd, SE, dikabarkan sakit parah setelah dilakukan Vaksin, namun hal tersebut dibantah olehnya, dia sakit bukan karena setelah di vaksin, melainkan memiliki penyakit Maag, karena sering telat makan dan keadaan capek akhirnya, dia drop.

“ Itu kabar bohong, saya sakit bukan setelah divaksin, tetapi saya memiliki penyakit maag, sering telat makan, sedangkan pekerjaan menumpuk, jadi saya harus istirahat total, untuk memulihkan badan ini “. Ucapanya kepada awak media.

Dia mengatakan, dirinya sudah mengikuti vaksinasi lama, jadi kata dia, tidak ada hubungan dirinya yang sakit dengan vaksinasi, malah dia menganjurkan, agar Masyarakatnya itu serta mensukseskan Vaksinasi di tengah Pandemi, menurutnya, gerakan tersebut langkah ikhtiar melawan virus yang berbahaya.

“ Saya sudah lama mengikuti vaksin diperkirakan sudah dua bulan yang lalu, jadi sakit minggu – minggu ini tidak ada hubungan dengan vaksin, ayo Masyarakat harus cerdas saatnya kita itu ikhtiar dengan vaksinasi “. Kata Kades yang juga merupakan pengurus Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sampang.

Disamping itu, melakukan vaksin yang dia rasakan, tidak ada gejala apa – apa, akan tetapi nafsu makan malah bertambah, jadi kata dia, Saatnya Masyarakat Cerdas memilah kabar – kabar bohong, jangan menyebarkan kabar yang tidak diketahui atau sebaliknya memfitnah, merugikan orang lain tanpa disadarinya.

“ Akhir – Akhir ini, masyarakat banyak percaya kabar bohong, banyak tokoh meninggal dikaitkan dengan vaksin, padahal mereka bereka belum divaksin, ini selain merugikan orang lain, tanpa disadari merugikan diri sendiri, program yang baik disambut dengan negatif “. Terangnya.

“ Kejadian wabah ini tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia, banyak mereka berhasil mengatasi wabah ini dengan cara ikut bervaksin, alhasil sudah banyak di negara lain sudah kembali normal, maka dari itu, saatnya Masyarakat berpikir, coba bertanya kepada orang sudah divaksin jangan berasumsi sendiri, agar Sampang khususnya di Tambelangan bisa kembali normal seperti sedia kala “. Pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini