Kabid Yankes Dinas Kesehatan Tubaba Mangkir Dari Tanggung Jawab Sebagai PPK

0
169

Tubaba, Sigap88news.com || Karyawanto Kabid Yankes Dinas Kesehatan Tulang Bawang Barat (Tubaba) mangkir dari tanggung jawabnya sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) saat di komfirmasi oleh awak media terkait perehapan Rehabilitas sedang gedung ponet yang ada di salah satu tiyuh yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (04/11/21)

Karyawanto Kabid Yankes serta selaku PPK kegiatan tersebut seperti elergi dengan media sehingga kabur dan bersembunyi serta menunjukan raut wajah muka asem saat di temui terkait pekerjaan perehapan sedang gedung ponet tersebut.

Selain karyawanto memangku jabatan sebagai Kabid yankes karyawanto juga selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada kegitan itu.

Anehnya lagi seharusnya pekerjaan itu dikerjakan orang tehnik yang membidangi pekerjaan itu bukan melaikan dari dinas kesehatan. Kenapa harus Kabid Yankes yang notabennya tidak membidangi kegiatan itu.

Pekerjaan tersebut di kerjakan oleh pihak ketiga, pemenang tender di menangkan oleh CV. Pola Tehnik dan Konsultan Pengawas dari CV. Cipta Daya Mandiri

Kemudian, parah nya lagi selama kegiatan perehapan sedang gedung ponet tersebut berjalan dengan tidak ada nya Plang nama kegiatan tidak di pasang oleh rekanan hingga pekerjaan itu selesai. Seharusnya rekanan yang seperti ini tidak perlu di pakai lagi oleh pihak dinas terkait.

Dengan nilai Rp 299.991.000,00 juta rupiah. dan di laur nilai itu juga mereka menganggarkan kembali untuk konsultan pengawas Rp. 15.000.000,00 dan konsultan desain Rp. 10.000.000,00 dengan nilai yang berbeda.

Sementara kegiatan tersebut yang di kerjakan oleh mereka dari nilai 299 juta itu hanya lah memasang keramik 45 kotak dan pemasangan plafon hanya sebatas ruang pelayanan saja serta mengecat dalam ruangan saja. namun anggaranya luar biasa dan pekerjaan itu di duga tidak sesuai dengan speck dan biaya yang di anggarkan oleh mereka dalam kegiatan tersebut di duga pemborosan anggaran (mark’up) jadi hal yang seperti ini yang sangat di sayangkan kurangnya pengawasan dari pihak pemerintah daerah apa lagi pekerjaan itu dari anggaran APBD tahun 2021.

Diketahui, saat pengerjaan pemasangan keramik pun terlihat dari keramik yang lama terlihat banyak timbunan material pecahan batu bata, genting dan pasir bercampur tanah. Seharusnya pemasangan keramik di atas semen dasar bukan di atas pasir dan sampah batu jadi bagai mana hasilnya mau maksimal.

Dalam kegiatan itu, seharusnya pekerjaan itu di handele oleh dinas yang membidangi nya bukannya dinas kesehatan yang akhirnya hasil tidak sesuai dengan speck dengan besarnya anggaran yang di anggarkan oleh mereka.

Selain itu, Kepala UPTD Poned menjelaskan bahwa dalam pengerjaan itu diri tidak tahu menahu karena kegiatan tersebut sepenuh di pengang oleh Dinas Kesehatan saat di singung tidak ada nya plang nama kegitan dirinya nya pun tidak tahu.

Sampai diterbitkan pemberita ini, Kadis Kesehatan Tulang Bawang Barat (Tubaba) Majeril belum bisa di mintai keterangan dan baik secara langsung atau melalui via seluler.(Erwansyah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini