Dalam Sosialisasi Perbup Sampang Nomor 27 Tahun 2021, Bupati Tegas : Tangkap Yang Jual Jabatan PJ Kepala Desa

0
255

Sampang, sigap88news.com || Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sampang akan dilaksanakan pada Tahun 2025, secara serentak semua Desa sebanyak 180 Desa, itu semua dianggap sesuai regulasi aturan mulai dari Undang – Undang, Peraturan Menteri, dan lain sebagainya.

Selain karena adanya Melonjaknya Kasus Covid – 19, juga masalah Surat Edaran (SE) Mendagri, jika ingin dilakukan harus dilakukan perdusun paling banyak 500 Orang, namun kembali melihat tertibnya dan kesadaran pemilih maka diharuskan melakukan Pilkades pada Tahun 2025.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menyampaikan, saat sosialisasi tersebut, dalam Peraturan Bupati Sampang nomor 27 Tahun 2021, dia tidak terbesit untuk kepentingan pribadinya ataupun golongannya, murni untuk mengikuti aturan yang ada, dan ditambah untuk pembangunan Sampang itu sendiri.

“ Kami dikatakan otoriter, bahkan disangka untuk ambisi dalam Pemilihan Bupati mendatang, itu semua tidak benar, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa dilakukan pada Tahun 2025, murni menjalankan aturan yang ada, dan untuk pembangunan Sampang itu sendiri “. Ucapnya.

Tak hanya itu, dalam penunjukan Pejabat Kepala Desa, nantinya sudah dipikir secara matang, bahkan sudah dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2021, mereka akan dievaluasi tiap 6 bulan sekali, dengan tegas Bupati Sampang, jika di bulan Desember ada oknum atau siapapun, yang menjual belikan jabatan PJ Kepala Desa, dia meminta Tangkap kepada Kepolisian.

“ Aturan untuk PJ Kades pun kami hati – hati, tidak berdasar kepentingan saya atau wakil bupati, saya perintahkan kepada Kepolisian jika ada oknum yang menjual belikan PJ Kades, tang dia dan penjarakan “. Tegasnya.

Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) Yuliadi Setiawan, mengatakan, secara peraturan baik Perda dan Perbup sudah selesai, namun harus dengan kehatian – hatian Bupati dan Wakil Bupati Sampang memutuskan pelaksanakan Pilkades 2025.

“ Untuk Perda dan Perbup sudah selesai, Bupati dan Wakil Bupati Sampang dengan mempertimbang secara matang demi kehati – hatiannya, maka Pemilihan Kepala Desa nanti pada Tahun 2025 “. Ucapnya.

Maskti prediksi Covid – 19, tidak ada yang tau kapan berakhirnya Covid – 19, kata sekda, sesuai surat edaran pemerintah pusat di 2026 Covid akan berakhir, maka mempercepat melakukan Pesta demokrasi rakyat di Desa di Tahun 2025.

“ Kita semua tidak ada yang tau kapan pandemi ini berakhir, namun sesuai prediksi di Tahun 2026, maka kami lakukan percepatan pilkades di Tahun 2025nya “. Katanya.

Jika nanti pada Tahun 2025 Tetap Covid merajalela, maka akan siapkan agaran Pilkades dengan cara E – Voting yang anggarannya luar biasa, karena kata Sekda, menyiapkan alat elektronik untuk memilih Pimpinan di Desa, maka akan di siapkannya.

“ Covid – 19 pada nantinya di Tahun 2025 tetap mewabah tak ada hentinya, maka kami siapkan Anggaran yang besar dengan cara memilih secara E – Voting “. Terangnya.

 

“ Kewajiban Pemerintah melindungi Masyarakat, karena keselamatan Masyarakat di Atas Segalanya “. Tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini