Catat Ya! Kebijakan Ini Bakal Diambil Polda Jatim Terkait Natal dan Tahun Baru

0
3754

Surabaya – Pada pelaksanaan natal dan tahun baru (nataru) periode ini Polda Jatim memilih tidak akan melakukan penyekatan dan putar balik kendaraan. Namun kebijakan yang bakal diambil nantinya adalah random sampling.

Kepastian itu disampaikan oleh Direktur Lalu lintas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, dia memaparkan nantinya random sampling akan diterapkan di rest area seperti di jalan tol dan tempat-tempat tertentu lainnya.

“Kami tidak melakukan cek poin, putar balikkan (kendaraan) dan tidak menyekat. Tetapi kami akan melakukan random sampling di rest area seperti di jalan tol dan tempat-tempat tertentu, seperti di jalur arteri dan menempatkan pos pelayanan seperti di luar jalan tol,” ujar perwira menengah (pamen) polisi bermelati tiga dikutip dari Radio Suara Surabaya pada Rabu (22/12) pagi.

Dasar policy itu didapat dari Satgas Covid-19 dalam Addendum Surat Edaran Nomor 24 Tahun 2021. Syarat yang harus dilengkapi oleh pelaku perjalanan di antaranya pelaku perjalanan jarak jauh dengan seluruh moda transportasi wajib menunjukkan bukti vaksinasi lengkap, dan hasil rapid tes antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara bagi pelaku perjalanan di atas 17 tahun jika belum divaksinasi dosis lengkap mobilitasnya dibatasi untuk sementara. “Namun kebijakan ini tidak berlaku bagi pelaku perjalanan rutin dengan moda transportasi darat dalam satu wilayah aglomerasi,” sambung Latif.

Nah, untuk mobilitas di dalam kabupaten/kota akan dilakukan rekayasa pengaturan lalu lintas. “Untuk Pacet misalnya akan diberlakukan ganjil genap. Penerapan ganjil genap ini juga selektif, kalau tidak memungkinkan dilewati kita terapkan pembatasan,” beber dia.

Namun imbuh dia, jika wisata itu ternyata padat hingga berpotensi menimbulkan kerumunan massa dalam jumlah besar maka akan dilakukan penutupan. “Kita juga akan menutup tepat wisata bila terlalu penuh,” ulas dia.

Tidak hanya itu saja, untuk mengantisipasi timbulnya kerumunan beberapa pusat keramaian seperti di alun-alun ikut ditutup pada Natal dan tahun baru. Begitu juga dengan di Jalan Tunjungan, Jalan Darmo, Kenjeran dan Jembatan Suramadu. (Erik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini