Marak Karcis Parkir Ilegal di Pasar – Pasar Tambelangan

0
305

Sampang, sigap88news.com || Masih ada penarikan Karcis Ilegal untuk Parkir para warga yang hendak ke pasar, hal ini sangat dikeluhkan oleh Masyarakat setempat, karena selain tarifnya juga terlihat dalam karcis tersebut tidak logo dari Pemerintah.

Pasalnya, hanya masuk kantong pribadi tanpa membayar pajak penghasilan kepada Pemerintah, padahal, Pemerintah Kabupaten Sampang, yang dipimpin oleh H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat gencar – gencarnya untuk menaikan Penghasilan Asli Daerah (PAD), namun tidak didukung oleh penggawanya.

Salah satu warga yang namanya enggan dipublikasikan menjelaskan, harga karcis untuk sepeda motor di tarif sebesar Rp. 2000,. (Dua Ribu Rupiah) itu untuk hari pasaran biasa, tapi kalo jika hari Besar seperti menjelang Lebaran harganya Naik sebesar Rp. 5.000,. (Lima Ribu Rupiah).

“ Setiap Ke Pasar warga yang mau parkir itu karcisnya bayar 2 Ribu, tapi kalo menjelang Lebaran naik Sebesar 5 Ribu “. Ucapnya.

Hal tersebut, menimpa di dua Pasar yaitu di Pasar Tambelangan dan Pasar Bungkak Desa Batorasang, saat mengkonfirmasi kepada Camat Tambelangan melalui Telepon Whatsapp (WA) dan Pesan di WA tidak ada jawaban hingga berita ini terbit.

Menurut Salah satu aktivis di kabupaten Sampang Ramli, mengatakan, seharusnya dengan Kepemimpinan Sampang Hebat Bermartabat ini, para pegawainya harus ikut mensukseskannya, jika dibiarkan kekayaan yang ada di Sampang akan masuk kantong pribadi para Oknum, salah satu contoh pengelolaan Pasar parkir – parkir di Pasar – Pasar Se – Kecamatan Tambelangan.

“ Ini salah satu ketidak piawaian Pemerintah di bawah, Bupati dan Wakil Bupati Sampang yang luar biasa ini tak sebanding, jika ini terus dibiarkan maka PAD Sampang tidak bisa naik sesuai target Bupati yang ada masuk ke Kantong Pribadinya para Oknum “. Terangnya.

Maka dia berharap, agar Pemerintah di Bawah tidak hanya bekerja saat ditegur, tetapi memberikan dedikasi terbaiknya, agar visi misi Bupati Sampang dapat tercapai dengan naiknya PAD di Kabupaten Sampang, dengan cara kelo dengan baik, sampaikan kepada Masyarakat agar mereka juga paham aturan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini