Ngopi Bareng, Dispar Provinsi Banten Support Pelaku UMKM Kalapa Warna

0
131

Banten, Sigap88news.com – Dinas Pariwisata Provinsi Banten kembali mensuport pembangunan 10 kios untuk pelaku UMKM di kawasan Wisata Kalapa Warna, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan.

Diketahui, Pantai Kalapa Warna yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lebak selama liburan lebaran Idhul Fitri 1443 H menjadi pilihan wisawatan lokal. Sekitar 7.500 orang wisatawan lokal mengunjungi kawasan wisata ini.

Pantai Kalapa Warna, letaknya strategis, sekitar 150 meter dari jalan raya utama Malingping – Bayah. Pantai di kawasan ini cukup luas, sekitar 2,5 hektar, berpasir putih dan landai. Dalam pengembangannya akan didesign ala Jimbaran Bali.

Di sekitar lokasi ini pengunjung bisa menikmati santap ikan sea food, di tepi pantai, dibawah temaramnya lampu dan suasana debur ombak laut selatan.

“Fasilitas untuk menuju ke arah itu, sebagian sudah selesai ditata dengan bantuan dana dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Dinas Pariwisata Lebak,” kata Anggun (35) Ketua Pokdarwis Kalapa Warna, kepada bantengate, Minggu (08/05/2022).

Didampingi Kohar selaku pengelola Kalapa Warna, Anggun menuturkan bantuan dari Dinas Provinsi Banten yang sudah dialokasikan ke penataan Pantai Kalapa Warna, yaitu; penataan daerah pantai dengan pemasangan tanggul untuk menjaga rob (air laut pasang), beberapa unit gazebo.

Menurut Vandemhar, demikian sapaan akrab Kohar, persoalan yang belum bisa teratasi adalah jalan pintu masuk sekitar 250 meter dari jalan raya utama menuju lokasi. Oleh sebab itu, Pokdarwis Kalapa Warna sudah meminta bantuan Dinas Perkim Kabupaten Lebak dan Dinas Perkim Provinsi Banten, karena melintasi tanah milik warga.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Alhamidi, melalui Sekdis Pariwisata Banten, Drs. H. Tb. Ence Fachrurozi, phaknya akan terus mendorong sesuai kemampuan dinas untuk berkembangnya kawasan destinasi Banten Selatan.

Perlu diketahui, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, dari tahun 2021 fokus membantu menata 5 (lima) destinasi wisata di Banten Selatan yang diawali dengan pembuatan DED. Kelima destinasi yakni, Pantai Kalapa Warna, Pantai Citarate, Cibareno (Arung Jeram), Curug Kanteh Desa Cikatomas, dan Bukit Curahem di Gunungkencana. Hal tersebut diungkapkan H. Tb. Ence, dalam diskusi “NGOPI” bersama pelaku wisata di Malingping, pada Minggu malam (08/05/2022).

Diskuisi NGOPI (Ngobrol Pintar) dimalam itu, dihadiri Camat Cilograng, Hendy Suhendi, Kades Cireundu, Herdiana, ST, Kades Cibareno, Apt. Erik Mansyah, S.Farm, Kades Pasirbungur, Hidayat SE, Kades Sukamanah, Alek Helmi, Pokdarwis Bagedur, Asep Sudjana, Pokdarwis Kalapa Warna, Anggun dan Vandemhar dan Ketua DPD Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPD-KWRI) Provinsi Banten, H. Edy Murpik.

Dijelaskan H. Tb. Ence, sekitar bulan Juni – Juli (Triwulan II dan III), Dispar Provinsi Banten akan membangun 10 unit kios untuk pelaku UMKM di kawasan Kalapa Warna. Selain itu, 10 perahu Karet untuk kelengkapan wisata Arung Jeram di sungai Cibareno.

“Kita tinggal berbagi tugas saja untuk bersama-sama membangun dan menata kawasan destinasi. Mana yang bisa dilakukan oleh pengelola (Pokdarwis) bersama Pemerintah Desa, mana yang bisa dikerjakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak dan apa yang harus dikerjakan Dinas Pariwisata Provinsi Banten,” terang H. Tb Ence.

Dijelaskannya, dengan dibangunnya jalan Tol Serang – Panimbang akan lebih mempermudah akses menuju ke kawasan Kabupaten Lebak bagian selatan melalui jalur Cileles – Malingping atau Panimbang – Cikeusik – Malingping. Demikian juga dengan rencana dibangunnya  jalan Tol Cibadak – Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Oleh sebab itu, Pemprov Banten dalam pengembangan destinasi wisata fokus ke wilayah Lebak selatan.
Di perbatasan Kabupaten Lebak dengan Sukabumi, sudah ada pantai Pelabuhan Ratu yang sudah dikenal ke mancanagara. Begitupun dengan Bukit Habibi, di perbatasan dengan Kecamatan Cilograng.

Di tempat yang sama, Kades Cireundu, Herdiana, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Dispar Provinsi Banten yang sudah membantu menata kawasan Pantai Citarate. Namun kata dia, masih ada kendala jalan akses menuju ke lokasi wisata yang masih belum bagus sehingga perlu diperlebar dan diaspal.

“Untuk lokasi jalan kami bersama Pak Camat Cilograng, Hendi Suhendi, sudah bertemu dengan pengelola PT. Citarate, dan mereka bersedia memberikan lahan untuk akses jalan ke lokasi wisata sesuai dengan yang diperlukan untuk jalan,” ujar Herdiana.

Kades Sukamanah, Alek Helmi, jumlah kunjungan wisata ke Pantai bagedur, di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, selama liburan Idhul Fitri lebih dari 20 ribu orang. Pada hari Rabu (05/05/2022), pengunjung mencapai 7.500 orang lebih. Pantai Bagedur, merupakan salah satu favoritnya wisata bahari di Banten selatan.

“Yang menjadi keluhan pengunjung adalah masih sulitnya saluran komunikasi celuller. Di Bagedur susah sinyal. Sementara para wisatawan sangat membutuhkan sinyal untuk komunikasi dengan rekan dan kerabat serta mitra kerja,” kata Alek.

Sedangkan Camat Cilograng, Hendi Suhendi, mengatakan, minat pengunjung wisata ke destinasi wisata Pantai Citarate, Arung Jeram di Sungai Cibareno, ke Pantai Muara Cibareno, sudah mulai menggeliat seiring dengan adanya penataan dari berbagai pihak.

“Yang diperlukan adalah kesiapan dan kesungguhan semua pihak, pengelola, Pokdarwis dan pengunjung untuk tetap bekerjasama terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar kawasan wisata, agar tetap bersih dan indah,” kata Camat Hendi. (AR/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini