4 Orang Berusia Remaja Awal Asal Pandeglang Terseret Ombak Laut Lepas Pantai Cibobos

0
346

Banten, Sigap88news.com – Empat orang warga Pandeglang yang masih terbilang berusia anak-anak dan remaja awal hanyut terseret ombak di Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (18/05/2022), sekira pukul 14.00 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, 4 korban tersebut sedang berenang, tiba-tiba ombak datang dan menyeretnya. Dari ke empat korban, 2 berhasil diselamatkan, dan 1 orang meninggal dunia, sementara 1 orang lagi belum bisa diketemukan.

Kepala Desa Karangkamulyan, Mulyadi, membenarkan hal tersebut. Bahkan dikabarkan ia sendiri ikut berenang menyelamatkan korban.

“Terseret ombak ada 4 orang, yang hanyut dua, yang dua mah bisa langsung diselamatkan, kemudian yang satu orang bisa diketemukan dan yang satu lagi belum bisa diketemukan, itu santri dari Pandeglang. Ini yang belum ketemu harus ketemu, kita terus bekerja keras,” jawabnya, saat dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu, Mahmudi alias Mumu, Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, menyebutkan hal yang sama. Kata dia, berdasarkan informasi di lapangan ke empat korban laka laut merupakan warga Kampung Cikole, Desa Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Lebak. Adapun korban tersebut, yakni atas nama :
1. Gepin, (12th), selamat.
2. Rizki, (13th), selamat.
3. Hamdi (13th), meninggal dunia.
4. Arda (11 th), belum ditemukan.

“Kami terus melakukan koordinasi dan pencarian bersama tim lainnya. Kronologis kejadian korban berempat sedang berenang di pantai dengan santai dan baik-baik saja, tiba-tiba ombak membesar dan menyeret mereka ke tengah, 2 orang bisa menyelamatkan diri dan 2 orang hanyut tenggelam, 1 orang sudah di temukan
1 orang masih dalam pencarian,” terang Mumu, yang juga merupakan Ketua Balawista Kabupaten Lebak.

Diketahui lokasi terseretnya korban berada di lepas pantai yang bukan merupakan destinasi wisata. Di tempat kejadian juga nampak dari pihak kepolisian, TNI, Kepala Desa Karangkamulyan, Basarnas, PMII, Pokdarwis, Balawista, serta warga untuk sama-sama melakukan evakuasi korban dan pencarian korban.
(AR/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini