Kontes Burung Berkicau di Lebak Dorong Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

0
80

Banten, Sigap88news.com ,- Komunitas 234 Sosial Community (SC) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menggelar kontes burung berkicau untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19, bertempat di depan Plaza Lebak, Minggu (26/06/2022).

Menurut Ketua Komunitas 234 SC Kabupaten Lebak Aryo Lukito, jenis burung berkicau yang diperlombakan dalam kontes itu sebanyak 28 kelas terdiri dari burung konin, pleci, murai batu, LB BBS Fighter, cicak ijo, kenari, balibu, dan kacer.

Penyelenggaraan kontes tersebut diikuti peserta diatas 1.000 penggemar burung berkicau dari berbagai daerah yakni, Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Lampung.

“Kita melaksanakan kontes burung kali pertama dan kemungkinan kedepan even nasional,” kata Aryo Lukito.

Para peserta yang berhasil pada kontes burung berkicau meraih piala Komunitas 234 SC berupa tiga buah sepeda motor dan uang.

Dikatakan, pelaksanaan kontes itu selain membangun silaturahmi dengan komunitas-komunitas burung berkicau lain, juga mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Disamping itu ikut membangkitkan omzet pendapatan ekonomi pelaku usaha micro kecil dan menengah (UMKM), bahkan ratusan pelaku usaha memadati halaman Plaza Lebak.

“Kami tentu bagian dari komunitas sosial masyarakat sangat peduli untuk merangkul pelaku ekonomi dan belum lama ini juga menggelar lomba budaya,” ujarnya.

Nung (50) seorang pelaku UMKM warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan dirinya sangat terbantu adanya penyelenggaraan kontes burung berkicau yang dilaksanakan Komunitas 234 SC berdampak terhadap omzet pendapatan hingga meraup keuntungan Rp 3 juta.

“Kami memproduksi aneka makanan kering dan laku terjual,” katanya.

Sementara itu, dokter Ade (45) peserta kontes jenis burung murai batu, warga Cikeusik Kabupaten Pandeglang, merasa senang meraih juara pertama setelah memperoleh poin tertinggi dalam durasi 20 menit.

Burung murai miliknya itu tak henti-henti berkicau, sehingga mengalahkan peserta dari daerah lain.

“Kami merasa senang meraih juara, karena berkat perawatan burung yang optimal,” ucapnya. (AR_red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini