Bupati Iti Octavia Jayabaya Sebut 53 Area di Lebak Masih Blank Spot

0
157

Banten, Sigap88news.com – Sekitar 53 titik/area di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten masih blank spot atau belum tercover jaringan sinyal komunikasi, baik untuk analog seperti jaringan telepon atau komunikasi digital seperti jaringan internet.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, mengemukakan hal tersebut saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) dan Rakerda Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Provinsi Banten, di Hotel Karisma, Rangkasbitung, Sabtu (19/11/2022).

Ditegaskan Bupati Iti Octavia, bahwa sinyal komunikasi sudah merupakan kebutuhan primer. Dengan sinyal komunikasi, masyarakat mudah mendapatkan berbagai informasi dalam hitungan menit, melakukan komunikasi dengan berbagai relasi dan bisa “berselancar” ke berbagai belahan dunia, hanya dalam sebuah genggaman android.

“Saat pandemi covid tahun lalu dan diberlalukan belajar daring, sebagian anak-anak sekolah SD, SMP dan SLTA di beberapa wilayah Kabupaten Lebak tidak bisa belajar secara maksimal karena blank spot. Para guru terpaksa menjemput anak-anak, mencari daerah yang ada sinyal, dalam rangka terselenggaranya proses KBM. Tapi tidak maksimal,” kata Bupati Iti Octavia.

Disebutkan, daerah blank spot di Kabupaten Lebak meliputi beberapa area, diantaranya Kecamatan Gunung Kencana, Cigemblong, Cilograng, Cirinten, Bojong Manik, dan beberapa daerah lainya. Bahkan di Kecamatan Malingping dan sepanjang pantai dari dari mulai Bagedur hingga Sawarna yang diproyeksikan sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Lebak di kancah nasional, juga blank spot.

Kades Sukamanah, Alek, sering mendapat keluhan dari para wisatawan yang bertandang ke destinasi wisata pantai Bagedur. Para wisatawan tidak bisa melakukan komunikasi dengan keluarga dan relasi. Padahal, saat Lebaran Idhul Fitri 1443 H/2022 M lalu misalnya, jumlah wisatawan selama tiga hari liburan pasca Idhul Fitri sebanyak 75.557 orang.

Manager Area Jabodetabek PT. Inti Bangun Sejahtera (PT.IBS), Mochammad Ade Gufron,, yang dihubungi melalui saluran selular, Minggu malam (20/11/2022), mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Provider Celullar dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Lebak, Banten.

“Insya Allah, saya akan menyampaikan dalam forum rapat bersama provider, perihal blank spot di wilayah Kabupaten Lebak dan segera tertasi,” kata Ade Gufron, salah satu perusahaan penyedia jasa Telekomunikasi. (AR_red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini