Lantik Anggota PPS, KPU Sampang Beri Tuntutan Kerja Profesional

0
284

Sampang, sigap88news.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, menggelar pelantikan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) terpilih sebagai penyelenggara pesta demokrasi tingkat desa pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Addy Imansyah menyampaikan, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilantik telah resmi sebagai penyelenggara secara legal di tingkat desa dan kelurahan.

Disebutkan, anggota PPS terpilih mencapai 558 orang. Rincinya, setiap desa dan kelurahan ada tiga orang anggota yang menjadi penyelenggara Pemilu serta menyebar di 186 desa dan kelurahan se- Kabupaten Sampang.

“Para anggota PPS menjadi penyelenggara pada tingkat desa dan kelurahan untuk dapat melaksanakan tugas atau kewajiban dengan menjalankan kewenangan yang terbaik terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu,” jelasnya, Selasa (24/1/2023).

Addy mengaku memberikan tekanan supaya seluruh anggota PPS untuk segera melakukan konsolidasi internal dalam rangka memilih Ketua dan membentuk struktur kesekretariatan PPS.

Anggota PPS diminta melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kepala atau Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) dan Kelurahan dalam rangka memberikan dukungan untuk penyelenggaraan Pemilu di tingkat desa dan kelurahan. Misal, fasilitas kantor dan struktur kesekretariatan.

“Anggota PPS harus komunikatif dengan warga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda untuk bersama-sama terlibat berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang,” lanjutnya.

Pada kinerja anggota PPS, pihaknya berharap agar melaksanakan dengan maksimal dan butuh dukungan dari masyarakat memberikan input, masukan, kritikan dan solusi terhadap kerja teknis yang diragukan penyelenggara Pemilu di tingkat desa dan kelurahan yang melibatkan anggota PPS.

“Tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, cara kerja penyelenggaraan Pemilihan Umum dari setiap tahapan belum tentu optimal di Kabupaten Sampang. Maka, mereka perlu bersilaturahmi dengan tokoh desa,” ucapnya.

Demi kinerja yang profesional, Addy mengajak anggota PPS meningkatkan literasi kepemiluan, paham regulasi, paham teknis kepemiluan pada penyelenggaraan Pemilu serentak 2024.

“Kami membuka kran, ada saluran informasi yang memberikan pemahaman melalui Bimbingan Teknis atau Bimtek terhadap seluruh anggota PPS dan mereka harus aktif membaca hingga mempelajari regulasi,” ujarnya

Pihaknya juga menilai elemen masyarakat, dan para tokoh memiliki tanggung jawab yang sama meskipun porsi hak atau kewenangan sangat berbeda dengan penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu).

“Kami berharap supaya masyarakat dapat ikut terlibat aktif di dalam penyelenggaraan tahapan dan menjadi bagian fasilitator untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemilu berjalan sukses,” pungkasnya.(Raf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini