Tubaba, Sigap88news.com || Puluhan warga Tiyuh Sumber Rejo Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang bawang Barat (Tubaba) keluhhkan terkait pembangunan Drainase milik Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten setempat. Pasalnya, pekerjaan tersebut merugikan warga sekitar dan membuat warga kecewa karena dalam pembangunan itu tidak ada Musyawarah serta mufakat terlebih dahulu terhadap warga sekitar. Rabu, (05/09/2018).

Jumiah, (45) warga tiyuh setempat RK 01 mengaku dirinya beserta warganya tidak tahu menahu adanya bongkar paksa yang dilakukan oleh rekanan yang diketahui milik CV. Banjar Negeri dengan nilai Kontrak sebesar Rp. 2.719.780.000,-.
Akibat dari pekerjaan yang tidak bertanggung jawab itu, banyak warga yang merasa dirugikan, bahkan tiap warga harus merogoh uang kantong pribadi mereka masing-masing untuk memperbaiki Gorong-gorong yang telah di hancurkan oleh pihak rekanan tanpa adanya Koordinasi terlebih dahulu.

“Banyak yang dirugikan mas, seperti mas, Sowo, sukiman, murdani, kadar sama yoyo adalah sekitar 50 orang lebih yang dirugikan ini, mereka terpaksa ngeluarin uang Pribadi untuk beli semen, Pasir, dan Besi untuk buat Gorong-gorong sehingga jutaan Rupiah harus melayang tanpa ada ganti dari pihak rekanan,” jelasnya.
Bahkan warga sekitarpun ditekan oleh pihak rekanan dengan menakuti bahwa kalau Proyek tersebut tidak terlaksana maka sepenuhnya warga harus bertanggung jawab. “Kalau gak kompak nanti kalau gak nganu (mampet) nanti kami yang tangung jawab,” jelas warga.
Warga berharap kepada Pemerintah untuk meminta keadilan. Karena menurut mereka, akibat kegiatan yang dilaksanakan ini banyak warga yang dirugikan baik secara material dan Materi. “Ya kami minta Ganti ruginya lah, karena ini kan Uang pribadi kami yang terpakai,” harap warga.
(Erwansyah)