Mudik Hiasi Wajah Indonesia agar tetap Islami ini Tipsnya:

Editor
503 Views
2 Min Read

Ditulis Oleh Moh Marsuki salah satu Dosen STAI Ma’arif Sampang sekaligus akademisi Kabupaten Sampang

 

Mudik bukan lagi hal yang tabu dikalangan masyarakat Indonesia, mudik sudah menjadi tradisi yang setiap tahun dilakukan oleh masyarakat Indonesia, mudik berasal dari bahasa Jawa Yaitu singkatan dari Mule-Disek dalam bahasa Madura Mole-Sakejjek, masyarakat Indonesia pada umumnya merantau ke daerah daerah baik itu sekedar untuk mencari rezeki atau mengadu nasib, yang dari Jawa Timur ke Jawa Barat ataupun sebaliknya itu semua dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Mudik menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi oleh para Perantau dikarenakan sudah lama tidak berjumpa dengan sanak saudara, mereka berjibaku untuk bisa mudik dengan semangat bekerja disamping untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga untuk mencari ongkos untuk mudik.

Dikalangan pemerintah baik itu dari kepolisian maupun TNI ikut menertibkan lalulintas mudik dimana sangat penting untuk keselamatan para pemudik, banyak cara yang dilakukan TNI Polri yaitu dengan membangun pos pos disetiap daerah, menyediakan tempat istirahat bahkan ada pijat gratis.

Pemerintah Daerah juga menyediakan Mudik gratis sebagaimana yang telah dilakukan oleh Pemerintah Bupati Sampang bagi warganya yang ada di perantauan untuk mudik bersama demi terjamin keselamatan warganya yang ada di perantauan itu dilakukan demi Mudik yang aman dan nyaman.

Perlu diperhatikan kepada Para pemudik agar menata hatinya untuk diniati ibadah silaturahmi karena didalam silaturahmi banyak hal yang luar biasa Barokahnya, diantaranya adalah:

1. Ditambahkannya rezeki bilamana datang kesanak saudara untuk menyambung silaturahmi apalagi kepada Orang Tua yang sudah lama ditinggal merantau
2. Kepada Pemudik supaya melakukan Shalat Sunnah Safar diniatkan agar perjalanannya selamat dan nyaman
3. Selama diperjalanan perbanyak perbuatan baik seperti membaca Sholawat Dzikir Kepada Allah SWT Agar didalam perjalanannya barokah dan selamat
4. Berbagi kepada sanak saudara setiba di kampung halaman ini merupakan amal ibadah yang Benar benar harus diniati Sedekah.
Demikian sekelumit hikmah dari berbondong-bondongnya masyarakat Indonesia untuk mudik ke kampung halaman

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *