Bupati, Wabup Inovasi Disemua Lini

Editor
576 Views
3 Min Read

Catatan Redaksi Sigap88news.com Oleh : Gandi

Assalamualaikum,Alhamdulillah atas rahmat Allah SWT semoga anda dimanapun berada diberikan kesehatan serta dalam lindungan nya.

Selama Kepemimpinan H.Slamet Junaidi, H. Abdullah Hidayat, Selaku Bupati dan Wakil Bupati kinerja dua sijoli ini, inovasi disemua lini.

Dalam pengembangan inovasinya, H.Slamet Junaidi menjawab berbagai tantangan pembangunan daerahnya.

Seperti pelayanan jasa meningkatkan performa pelayanannya, lebih cepat, lebih transparan, efektif dan efisien.

Duet H. Slamet Junaidi dan Abdullah Hidayat memberikan Inovasi pelayanan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat relevan dengan tuntutan jaman.

Pemerintah Kabupaten Sampang saat ini, semenjak H. Slamet Junaidi menjadi orang nomer wahid, dia mendorong agar tiap Organisasi Perangkat Daerah dapat membuat satu inovasi setiap tahunnya. Kesediaan tiap OPD untuk membuat inovasi, harus dicantumkan sebagai target kinerja Kepala OPD.

Agar inovasi yang dihasilkan bukan hanya sekedar inovasi sebagai realisasi dari target perjanjian kinerja, namun benar-benar dapat bermanfaat dan dimanfaatkan secara maksimal, inovasi harus dibuat dan dievaluasi agar selaras dengan kebutuhan masyarakat sebagai penerima manfaat inovasi.
Namun, ketika Pimpinan melakukan tancap gas, berdasarkan pengamatan Sigap88news.com, masih ada
OPD adakalanya gamang membuat suatu inovasi karena adanya anggapan bahwa inovasi adalah sesuatu produk yang canggih dan terhubung dengan dunia digital.

Padahal, untuk meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri dalam berinovasi, Kepala Daerah membuat suatu definisi inovasi yang mudah dipahami sehingga mudah bagi Perangkat Daerah untuk membuat inovasi.

Definisi atau batasan yang dibuat oleh Kepala Daerah yaitu, Inovasi adalah terobosan yang memudahkan aparatur pemerintah dalam  melaksanakan tugasnya, dan memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik pemerintah daerahnya.

Dinamika saat ini, menurut pengamatan saya masih terdapat kendala pada variabel output pengetahuan dan teknologi. Strategi yang perlu dilakukan antara lain  pembinaan inovasi dan pemberian fasilitasi inovasi.

Melalui Pembinaan dan Fasilitasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas inovasi Pemerintah Kabupaten Sampang, terutama dalam hal pengembangan ide pengetahuan dan teknologi, kecanggihan produk, peningkatan sumber daya manusia, hasil kreatif, kecepatan proses bisnis, dan kesiapan infrastruktur.

Untuk itu , H.Slamet Junaidi sudah betul betul memperbaiki dan mendorong tata kelola inovasi Kota Sampang menjadi lebih baik dan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.
Tentunya, semua itu perlu dukungan masyarakat luas khususnya warga Kabupaten Sampang, supaya pembangunan kabupaten Sampang lebih baik.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *