Oknum Aparat Pukul Warga, FKPPI Lebak Geram

Editor
Insiden 496 Views
3 Min Read

Banten, Sigap88news.com – Terjadi insiden penyerangan dan pemukulan oknum Brimob yang bertugas di Markas Kompi C Pelopor Panggarangan Polda Banten terhadap warga yang sedang berada di rumah tempat tinggalnya, pada Sabtu (27/04/2024) petang. Sontak, kabar tersebut menyebar di dunia maya.

Disebutkan, Rijal yang saat itu sedang di rumah kontrakannya di kawasan perumahan yang berada di Kampung Ciwaru, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, didatangi beberapa oknum aparat. Korban dipukuli di depan istrinya. Belum diketahui pemicu pemukulan terhadap warga Sukajadi ini.

Kuat dugaan, beberapa oknum anggota Brimob yang mendatangi korban itu salah sasaran, lantaran wajah korban mirip dengan wajah Ason yang menjadi wasit pertandingan. Sedangkan Ason yang dicari, pada Minggu 14 April 2024 telah kembali ke Jakarta untuk bekerja.

Dari informasi yang beredar, tindakan main hakim sendiri oleh oknum ini merupakan buntut dari keributan yang terjadi di lapangan sebelumnya, ekses pertandingan sepak bola antar kampung yang rutin diadakan di Kecamatan Panggarangan. Namun, hal itu telah dilakukan perdamaian antara warga yang berselisih dengan personel Brimob.

Akibat dari ulah oknum yang bertolak belakang dengan tugasnya itu ratusan warga Panggarangan berkumpul di pinggir jalan raya Nasional di Cimangpang, Desa Panggarangan, untuk meminta keadilan.

Sutoni Wijaya, M.Si, salah seorang aktivis Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI POLRI dan Putra Putri TNI POLRI Indonesia (FKPPI) yang berdomisili di wilayah Kecamatan Panggarangan mengecam perilaku tidak terpuji yang dilakukan oknum ini.

“Saya anggota FKPPI Lebak yang berdomisili di selatan merasa kecewa kepada oknum Brimob yang saya anggap orang tua dari organisasi FKPPI,” ungkapnya, Ahad (28/04/2024).

Menurut Sutoni, tindakan yang dilakukan oknum Brimob seperti itu tidak patut dijadikan contoh oleh masyarakat.

“Kami masyarakat selatan tidak mau diusik walaupun dia adalah aparat. Maka dari itu saya sangat menyesal sekali dengan adanya kejadian itu yang awal masalah sepele,” kata Sutoni.

Semetara, Riefai, anggota FKPPI Rayon 0313/Malingping mengaku geram terhadap ulah oknum yang menyalahgunakan wewenang diluar batas tugas. Ia meminta kepada para pimpinan dari masing kesatuan agar menindak tegas bila ada bawahannya yang berperilaku tidak sesuai dengan tugas yang diembannya. Kata dia, abdi negara dan abdi masyarakat seyogyanya memberi contoh yang baik, bukan malah menakut-nakuti atau menindas masyarakat yang mesti dilindunginya.

“Siapapun dan dari kesatuan manapun jika ada oknum yang bersikap arogan dan bertindak main hakim sendiri harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tandas Riefai. (AR_red)

TAGGED:
Share This Article