Adik Wapres Ma’ruf Amin Dukung Penuh Kado Emas Terwujudnya DOB Kabupaten Cilangkahan

Editor
Headline 128 Views
3 Min Read

Banten, Sigap88news.com – Adik Wapres Ma’ruf Amin, KH. Bunyanudin Amin, yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Salafi Nurut Taqwa di Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cilangkahan.

Dukungan ini disampaikan langsung kepada pengurus Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC), H. Edy Murpik, dan aktivis Bakor PKC, saat bersilaturahmi ke kediamannya di Desa Kerta, wilayah selatan Provinsi Banten.

“Saya sudah lama mendengar perjuangan warga Banten Kidul untuk minta pisah dari Kabupaten Lebak. Baru hari ini saya mendengar langsung dan saya paham benar keinginan warga di Lebak selatan. Saya sebagai warga Lebak selatan, mendukung penuh perjuangan tersebut untuk kemaslahatan umat,” kata KH. Bunyanudin, pada Ahad (07/07/2024) kemarin.

KH. Bunyanudin menekankan bahwa perjuangan warga Lebak selatan selama dua dekade untuk memisahkan diri dari Kabupaten Lebak adalah wajar. Ia sering mendengar keluhan dari masyarakat, terutama dari wilayah Cilograng dan Bayah, yang harus menempuh ratusan kilometer menuju Kota Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak, jika memerlukan pelayanan administrasi. Kondisi ini, nampaknya, menjadi salah satu alasan utama masyarakat Lebak selatan menginginkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Cilangkahan.

“Adalah hal yang wajar jika masyarakat di wilayah ini menginginkan pisah dari Kabupaten Lebak. Sudah 20 tahun berjuang dan jangan berputus asa. Saya berharap semua elemen masyarakat mendukung perjuangan tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kabupaten Cilangkahan adalah sebuah keniscayaan untuk segera terwujud,” ujar KH. Bunyanudin.

Menurut adik Wapres RI ini, dari diskusi yang disampaikan tadi, bahwa dokumen persyaratan untuk pembentukan DOB Kabupaten Cilangkahan telah terpenuhi dan sudah ada di pemerintah pusat, namun saat akan pembahasan di parlemen muncul moratorium pemekaran daerah. Ia berharap semoga Presiden RI, Joko Widodo segera mempertimbangkan untuk mencabut moratorium tersebut.

“Persoalan adanya moratorium, ya semoga saja Bapak Presiden RI, Jokowi, segera mempertimbangkan untuk mencabut moratorium. Mudah-mudahan di masa-masa terakhir kepemimpinan Presiden Pak Jokowi bersama Wapres, KH. Ma’ruf Amin, dapat merespon keinginan warga Lebak selatan. Jika itu terwujud, maka ini sebuah “kado emas” yang teramat istimewa dan akan dikenang sepanjang hayat oleh warga di Banten Kidul,” ungkapnya.

Sementara, H. Edy Murpik, menyampaikan, bahwa dukungan dari Pengasuh Ponpes Nurut Taqwa, KH. Bunyanudin Amin, menambah semangat bagi Bakor PKC dan warga Lebak selatan yang telah lama berjuang untuk mewujudkan DOB Kabupaten Cilangkahan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh KH. Bunyanudin Amin. Dukungan dari tokoh masyarakat dan agama seperti beliau sangat berarti. Semoga dengan dukungan ini, perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan segera terwujud,” ujar H. Edy Murpik.

Untuk diketahui, wilayah selatan Provinsi Banten yang masuk dalam rencana DOB Kabupaten Cilangkahan meliputi 10 kecamatan, yakni Kecamatan Malingping, Cigemblong, Cijaku, Wanasalam, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng, Cibeber, dan Kecamatan Banjarsari, dengan jumlah sebanyak 132 desa. Pada saat ini masih masuk kedalam wilayah Kabupaten Lebak. (AR)

TAGGED: ,
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *