Ratusan Balita Terkena Campak di Bangkalan, Satu Orang Meninggal Dunia

Moh Yusuf
179 Views
2 Min Read

Bangkalan, sigap88news.com – Kasus campak di Bangkalan akhir-akhir ini meningkat drastis. Buktinya RSUD Syamrabu Bangkalan mencatat dari Januari-Akhir Agustus ini terdapat 275 pasien campak. Bahkan satu orang diantaranya meninggal dunia.

“Di RSUD pasien campak meningkat drastis. Mulai Januari sampai Agustus ini tercatat ada 275 pasien positif campak. Untuk kematian hanya satu di Januari lalu,” terang Dr. Spisialis Anak RSUD Syamrabu Bangkalan dr. Mega Malynda, Senin (25/8).

Pasien campak di RSUD Bangkalan terdiri dari berbagai macam usia. Namun kasus tersebut didominasi oleh balita, diusia 2-3 tahun “Saat ini yang masih kami rawar ada 17 pasien campak terdiri dari balita semua,” katanya.
Gejala penyakit campak ini, biasnya dihari pertama mengalami demam, juga keluar bintik bintik merah dari belakamg telinga, hingga ke sekujur tubuh. Biasanya disertai batuk dan pilek. “Di Agustus ini ada 50 pasien, dan rata-rata dari Kecamatan Geger Bangkalan,” ujarnya.

Menurutnya, kasus campak berat yang dialami pasien mayoritas merupakan pasien yang belum mendapatkan imunisasi. Sehingga, tubuh pasien tidak memiliki perlindungan terhadap serangan campak tersebut.

“Rata-rata pasien campak yang ada di sini belum di imunisasi campak. Dan bisasnya imunisasi itu dilakukan pada anak di usia 9 bulan,” ujarnya.

Sememtara itu Kepela Dinas Kesehatan Bangkalan Nur Khotibah mengaku, pihaknya sudah koordinasi dengan setiap kepala puskemas untuk melakukan pencegahan campak. Yaitu dengan melaksanakan vaksinasi campak. Khusunya di lingkungan yang terdampak mobilivirus.

“Langkah awal Kalau ada kasus positiv campak, kami langsung mendatangi rumah korban untuk memberikan suntikan vaksin dan vitamin,” katanya.

Menurutnya, pihaknya dalam tiga bulan seklai rutin turun ke puskesmas untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Termasuk untuk evaluasi vaksinasi penjegahan campak di Bangkalan. “Kami waktu monev tidak hanya fokus di imunisasi campak, tapi juga imunsai HIV dan lainya,” pungkasnya. (mam)

TAGGED: ,
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *