Bangkalan, sigap88news.com – Kasus Campak di Bangkalan meningkat. Buktinya dalam 8 bulan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan menyebut saat ini di kota salak mencatat ada 548 suspek Campak diantaranya, ada 60 orang dinyatakan positif.

“Untuk Bangkalan kasus campak dari awal tahun hingga saat ini yang dipastikan positif campak ada 60 orang, dan satu orang meninggal sisanya sudah sembuh,” Terang Kadinkes Bangkalan Nur Khotibah, Selasa (26/8).
Ratusan suspek campak tersebut terlaporkan berdasarkan gejala klinis, dan belum dipastikan positif campak. Menurut Khotibah, pasien yang dilaporkan positif campak harus berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Sementara dari ratusan kasus campak yang tercatat di Puskesmas hanya berdasarkan gejala klinis.

“Kalau di kami (Dinkes) kalau ada kasus positif campak, setelah di tentukan hasil uji lab, oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLK),” katanya.
Kasus campak di Bangkalan mayoritas menimpa pasien yang belum imunisasi campak. Maskipun begitu, saat ini Dinkes Bangkalan terus berupaya mencegah peningkatan kasus campak di kota salak. “Saat ini kami memanggil 22 kepala puskesmas dari 18 kecamatan, untuk koordinasi persiapan kejar imunisasi campak,” ujarnya.
Menurutnya, capaian Imunisasi campak di Bangkalan sudah 90 peraen. Namun pihaknya tetap berupaya melakukan penjegahan dengan kejar imunisasi agar tidak terjadi KLB campak di kota salak.
“Kami juga koordinasi dengan pihak RSUD, untuk hasil epidemiologi, untuk di uji ke BBLK,” jelasnya.
Khotibah juga menyebutkan Bangkalan masih bersetatus waspada campak. Alasanya, saat ini belum ada hasil terbaru uji laboratorium dari BBLK.
“Yang 60 orang yang positif sudah sembuh semua, untuk yang terbaru kami masih mau kirim epidemologi dari RSDU dan Puskesmas ke BBLK,” pungkasnya. (mam)