Bangkalan, sigap88news.com – Maraknya penyakit campak di Bangkalan menimbulkan kehawatiran di kalalangan orang tua. Buktinya para ibu-ibu antusias membawa anaknya untuk diimunisasi campak yang digelar serentak di kota salak.

Hera warga Desa Bilapora Kecamatan Socah Bangkalan, mengaku sangat hawatir dengan maraknya kasus campak di Madura. Sehingga ia membawa anaknya untuk diimunisasi kejar campak, maskipun sebelumnya pernah di vaksin.
“Anak saya yang kedua kalinya di vaksin campak, karena saat ini musim penyakit campak untuk mengatisipasi penyebaran,” ungkapnya Rabu (27/8).
Ibu dua anak itu mengatakan, anaknya sangat aktiv dan sering bermain di luar ruangan. Sehingga ia inisiatif membawa anaknya untuk divaksin campak untuk mengatisipasi adanya penyakit campak itu. “Maskipun di lingkungan saya belum ada yang terdampak. Namun di daerah lainya sudah banyak terjadi,” katanya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Jaddih Bangkalan drg. Purwanti menyampaikan, kegiatan imunisasi kejar campak bertujuan untuk mencegah meningkatnya kasus campak di Bangkalan. “Kami langsung turun ke semua posyandu di Desa untuk relisasi kejar imunisasi ini,” katanya.
Imunisasi dilakukan serentak di semua wilayah kerja puskesmas di Bangkalan. Sememtara untuk sasaran imunisasi, Puskesmas Jaddih menysaar 12 lokasi. “Imunisasi ini, kami menysasr anak usia 9 bulan – 59 bulan,” paparnya.
Purwanti mengungkapkan, sememtara untuk di Puskesmas jaddih belum ada yang positif campak. Hingga saat ini hanya ada 12 anak yang puspek campak. “Yang ada hanya puspek campak, kalau laporan yang positif belum ada,” katanya.
Menurutnya, setiap puskesmas di Bangkalan ditargetkan untuk imunisasi kejar ini. Untuk puskesmas jaddih ada 128 vaksinasi trealisasikan. “Selama satu minggu ini kami akan terus turun kelapangan untuk mengejar target imunisasi ini,” pungkasnya. (mam)