Sampang, sigap88news.com – Sejumlah siswa di SDN Karanganyar 1, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang alami diare setelah makan dari pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis (28/8/2025).

Siswa tersebut bernama Moh Basirotul Qolbi dan Moh Raihan Alfarizi, yang duduk di kelas 2 dan 4 diduga diberi makanan basi oleh salah satu dapur penyedia MBG di Dusun Bicabbih, Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan.
Kedua siswa tersebut dijemput orang tuanya lantaran mengeluh sakit perut dan diare setelah makan menu MBG berupa nasi goreng, telur campur tahu, jeruk, dan susu.

“Anak saya dijemput karena sakit perut sampai diare diduga menu MBG basi, wali siswa yang lain juga mengaku kalau di menu itu nasinya basi,” ujar Syafi’i yang merupakan ortu siswa, Jumat (29/8/2025).
Syafi’i mengatakan bahwa dirinya dan istrinya khawatir kedua buah hatinya yang terus-terusan menangis sehingga memutuskan membawanya ke layanan kesehatan terdekat di Desa Karanganyar.
“Pengakuan anak saya tidak makan apa-apa selain nasi dari MBG, bukan hanya anak saya yang mengalami sakit perut, anak tetangga juga ada yang sampai muntah-muntah,” bebernya.
Dia meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang terlibat MBG bahkan pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum jika tidak ada penindakan dari pemerintah.
“Saya minta kegiatan memasak dapur MBG tersebut dihentikan sementara, makanan seperti itu bukan untuk manusia, layaknya buat hewan,” tegasnya.
Sampai berita ini dinaikkan, Ahli Gizi Hayati tidak menjawab saat dikonfirmasi melalui pesan dan telpon WhatsApp pukul 13.35 WIB. (ari)