Satlantas Polres Simeulue Melaksanakan Giat Strong Point Pagi

0
355

Simeulue – Personil Satuan Lalu Lintas (satlantas) Polres Simeulue Polda Aceh tidak pernah mengenal adanya kata lelah dan letih, setiap pagi hari melaksanakan giat strong point rutin di persimpangan mengatur laju kendaraan bermotor.

Kepedulian keselamatan terhadap masyarakat dalam melindungi, mengayomi dan melayani, bukti nyata yang telah dilakukan oleh Anggota Kepolisian Polres Simeulue dibawah binaan Kapolres Simeulue AKBP Ardanto Nugroho, S.I.K., SH.,M.H.

Dapat kita lihat, saat Anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Simeulue Brigadir Putra Jaya bersama dengan rekannya, dipantau langsung oleh Kabag Ops Polres Simeulue AKP Iswahyudi, SH., Personil tersebut dengan kasih sayang menyebrangi warga yang mengalami cacat kaki (disabilitas) yang sulit berjalan dan sedang menghentikan beberapa pengendara motor berstatus pelajar yang tidak memakai helm, hal itu terjadi pada saat melaksanakan Strong Point Rutin dan mengatur lalu lintas dipersimpangan lima depan Bank Aceh, Rabu (25/09/2019).Ardanto Nugroho, S.I.K., SH.,M.H., menerangkan, Helm merupakan pelindung tubuh yang dikenakan dikepala, jika kita mengendara kendaraan roda dua, merupakan ketentuan yang harus digunakan jika berkendara roda dua, Sesuai dengan Peraturan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

“Selanjutnya Polisi muda yang bertugas di Satuan Lalu Lintas membantu menyebrangi warga, memberhentikan, menegur dan memberi himbauan tentang pentingnya penggunaan helm untuk keselamatan dan agar tidak mengendarai sepeda motor dikarenakan belum mempunyai SIM, Sebab aturan menentukan bahwa setiap orang yang berkendara dijalan raya wajib menaati peraturan lalu lintas yang sudah ditetapkan,” Ujarnya.

Ditempat yang sama, Kabag Ops Polres Simeulue AKP Iswahyudi, SH., menyampaikan, dengan demikian bisa disimpulkan bahwa masyarakat masih kurang memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, sebagai contoh tidak menggunakan helm pada saat berkendara sepeda motor. yang lebih parahnya lagi orang tua kurang pengawasan terhadap anak, dikarenakan memperbolehkan memakai kendaraan bermotor meski tahu anaknya tidak memakai helm saat mengendarai motor.

“Jangan takut sama polisi, takutlah pada keselamatan diri sendiri, jika terjatuh dari berkendara yang melindungi kepala kita adalah Helm,” Katanya.

Sementara itu, salah seorang Tokoh Agama setempat, Deni Khairuddin mengatakan, kami yang sedang ngopi di warung melihat aksi bapak-bapak polisi dalam mengatur jalan, kami terus terang mengatakan sangat mengapresiasi tugas kepolisian ini dengan rutin setiap pagi dan kami sangat mendukung sekali kegiatan yang mulia ini.

“Dimana dengan adanya bapak-bapak polisi disini, masyarakat lebih tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan, sehingga mereka masyarakat lebih mengerti akan pentingnya helm untuk keselamatan,” Tutupnya.

(Monanda Phermana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini