Besuk Polisi Panggil 2 Anggota DPRD Bojonegoro

0
64

Bojonegoro, sigap88news.com || Tindaklanjuti laporan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Bojonegoro, Satreskrim Polres Bojonegoro, besuk, Rabu (13/1)2021), memanggil dua ( 2 ) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Bojonegoro, di ruang Unit Idik Unit ll, Satreskrim Polres Bojonegoro.
Surat panggilan bernomor : B/3/l/Res.3.5/2021/Streskrim, terganggal 4 Januari 2021, dengan klasifikasi surat biasa dan perihal undangan klarifikasi dan permintaan dokumen tersebut dikirimkan kepada 1. SPN, 2. MZ. Keduanya merupakan anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi PKB ( Partai Kebangkitan Bangsa ).

Dalam surat panggilan yang ditandatangani Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP. Iwan Hari Purwanto. SH., disebutkan bahwa Satreskrim Polres Bojonegoto saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan terjadinya tindak pidana korupsi dalam Pengadaan Langsung (PL) paket pekerjaan fisik dan dugaan adanya jual beli dari paket pekerjaan fisik di Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran

Untuk keperluan penyelidikan, kedua anggota DPRD tersebut diminta untuk membawa dokumen copy SK pengesahan sebagai anggota DPRD dan copy rekapan rekomendasi kepada para penyedia yang akan mendapatkan paket pekerjaan fisik pengadaan langsung pada dinas pendidikan Bojonegoro.
SPN, salah satu anggota DPRD Bojonegoro yang dikonfirmasi melalui sambungan telephon terkait adanya surat panggilan tersebut belum bisa menanggapi pertanyaan yang disampaikan oleh awak media, karena masih berada dalam kondisi menyetir mobil diperjalanan.

“Ini masih nyetir mas, maaf,” ujar SPN singkat, seraya memutus sambungan teleponnya.
Sementara itu, selain  pukul 10 memanggil  DPRD Bojonegoro, penyelidik Satreskrim Polres Bojonegoro juga memanggil Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Dandy Suprayitno.

Sekitar pukul 1.00  Wib. nampak Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Dandy Suprayitno, mendatangi Unit ll, Pidkor, Satreskrim Polres Bojonegoro, untuk memenuhi panggilan penyelidik.

Issue jual beli proyek dari usulan Pokok Pikiran ( Pokir ) anggota perwakilan rakyat Bojonegoro ini telah mencuat lama, beberapa tahun lalu. Namun demikian belum pernah ada pengusutan dari Aparat Penegak Hukum.(Tim/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini