DPD Gemantara Raya Surati DPRD Nisut,Terkait Keberadaan PT.SAJ Toyolawa

0
91

Nias Utara Sumatera Utara, Sigap88news.com ||  Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gementara Raya Kepulauan Nias, Febeanus Zalukhu, meminta DPRD Nias Utara (Nisut) untuk menelusuri keberadaan dan keabsahan PT SAJ Toyolawa yang bergerak di bidang perkebunan, dimana perusahaan tersebut diduga melakukan tindakan semena-mena serta melanggar aturan Perundang-undangan.

Sehingga beberapa tahun sudah beroperasi telah merugikan Negara bahkan daerah kabupaten Nias khususnya dan para karyawan atau pekerja di perusahaan itu.

Menurut Febeanus Zalukhu“Berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran DPD Gemantara Raya, PT SAJ yang berdomisili di Desa Hiligawolo Kecamatan Lahewa, diduga tidak patuh pada UU Nomor 7 tahun 1981 tentang Wajib Lapor pihak Ketenagakerjaan dan UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan,” kata Febeanus di Lotu, Jum’at (17/9/2021).

Febeanus menjelaskan, hasil konfirmasi dan investigasi pihaknya ke Dinas Ketenagakerjaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkop UKM) Nisut, diketahui bahwa PT SAJ tidak pernah melaporkan keberadaannya Disnakerkop UKM Nisut. Akibatnya para karyawan tidak mendapatkan BPJS kesehatan dan Jamsostek sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003.

Selah satu bukti perusahaan tersebut tidak patuh pada aturan yang ada, beberapa bulan yang lalu melakukan pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak kepada karyawan berinisial MZ tanpa ada surat PHK dari PT SAJ. Kejadian itu telah dilaporkan oleh korban kepada Disnakerkop Nisut yang saat ini sedang dalam proses,” tutur dia.

Terkait hal itu, pihaknya telah menyurati Bupati Nisut Cq. Disnakerkop UKM dan juga pihak DPRD Nias Utara,untuk menelusuri keberadaan PT SAJ serta menuntaskan permasalahan terkait PHK yang diduga dilakukan sepihak oleh perusahaan itu.

Pihaknya juga berharap Dinas terkait dan Kementerian terkait agar menindak perusahan tersebut yang diduga melanggar aturan Perundangan-undangan yang ada.

DPD Gemantara Raya kepulauan Nias menyurati pihak pemerintah daerah kabupaten Nias Utara dan pihak DPRD Nias Utara“Berdasarkan surat kuasa kepada DPP Gementara Raya yang ditandatangani oleh korban PHK dan sejumlah karyawan PT SAJ, kemarin (Kamis, 26/9/2021).

Kita telah sampaikan surat kepada Bupati Cq. Disnakerkop dan pimpinan DPRD Nisut untuk menuntaskan permasalahan terkait tindakan semena-mena dan juga atas ketidak patutan terhadap aturan yang ada yang diduga sengaja dilakukan oleh pihak perusahaan,” tegasnya.

Kadisnakerkop Nisut, Folo’o Hulu membenarkan telah menerima surat dari LSM Gementara Raya tentang pengaduan masyarakat soal permasalahan di PT SAJ, dan pihaknya akan segera menindaklanjuti.

Ia menjelaskan bahwa PT SAJ tersebut hingga saat ini belum menyerahkan data dan nama-nama karyawannya atau nama nama pekerja.Bahkan berulang kali pihaknya sudah nenyurati perusahaan untuk meminta data-data dimaksud, namun hingga kini belum diberikan.
“Untuk menuntaskan persoalan ini, kami akan bangun kerja sama dengan Disnakerkop Provinsi bahkan ke Kementerian terkait di Pusat.

Terkait karyawan PT SAJ yang di PHK oleh pihak perusahaan berinisial MZ, kita di Disnakerkop telah melakukan upaya-upaya mediasi agar ada penyelesaian, namun hingga kini belum ada kata sepakat baik dari pihak PT SAJ,” terang Kadisnakerkop.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Folo’o Hulu, menerima surat tersebut dan langsung menanggapi.Tak hanya, kata Kadis, pihaknya berjanji untuk menindaklanjuti atas surat yang diberikan pihak DPD Gemantara Raya Nias.

” Sepengetahuan saya, perusahaan tersebut tidak memiliki data dan alamat kantor Bahkan, nama direkturnya tidak diketahui. Dengan surat ini, kita usahakan untuk melakukan kerjasama dengan pihak Disnaker Provinsi, bila perlu kita teruskan ke pusat, ” ungkap Folo’o.

Ketika di konfirmasi kepada ketua DPRD Nias Utara An.Sukamto Waruwu SE.melalui WhatsApp pribadinya, beliau menjawab saya sedang tugas di luar daerah, dan tadi sudah di telfon oleh pihak umum sekretariat DPRD Nias Utara.

Bahwa ada surat dari DPD Gemantara Raya kepulauan Nias, untuk itu saya tidak bisa menanggapi apa kira kira perihal surat tersebut.Saya akan pulang besok dan hari senin akan kami bahas di lembaga DPRD Nias Utara.”Tutupnya”
(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini