Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak 12 Rumah dan Satu Mesjid

Editor
Insiden 573 Views
3 Min Read

Banten, Sigap88news.com – Guyuran hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengakibatkan sedikitnya 12 rumah milik warga dan satu mesjid mengalami kerusakan, pada Selasa (12/03/2024).

Hujan lebat dan angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 13:30 WIB. Banyak pohon-pohon yang tumbang dan menimpa rumah, bahkan aliran listrik PLN dan jaringan telkom pun terganggu hingga malam.

Ade Sukartono Anggota Pol PP Kecamatan Malingping menyampaikan, akibat kejadian tersebut beberapa rumah dan pasilitas umum di kecamatan Malingping banyak yang rusak.

“Yang terdampak kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang di wilayah kecamatan Malingping, untuk laporan sementara ada sekitar 12 rumah dan 1 kubah mesjid yang mengalami rusak. 11 rumah mengalami rusak ringan sedangkan 1 rumah mengalami rusak total,” katanya.

Diantara korban yang rumahnya mengalami rusak parah itu adalah Emed (69), warga Kampung Cihuni, Desa Pagelaran. Akibat hujan lebat disertai tiupan angin kencang rumah Emed yang terbuat dari kayu dan bambu itu ambruk hingga rata dengan tanah.

Emed menyadari hal itu merupakan musibah yang tidak diduga sebelumnya. Namun, ia pun berharap agar pemerintah bisa membantu meringankan bebannya untuk mendirikan tempat tinggalnya kembali.

“Ini musibah bagi saya, tapi saya juga sangat mengharapkan bantuan dari para dermawan dan pemerintah agar saya bersama keluarga secepatnya punya tempat tinggal kembali,” ucap warga yang kesehariannya bertani itu.

Emed menuturkan, pada saat kejadian seluruh anggota keluarga dan tetangga yang kebetulan sedang ngobrol di dalam rumah sontak berhamburan ke luar menyelamatkan diri masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun semua perlengkapan rumah tangga yang berbahan dari kayu dan barang pecah tidak bisa digunakan.

Selanjutnya Emed pun mengucapkan terimakasih bahwa dirinya telah dikunjungi dan didata oleh pihak kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas dan yang lainnya.

Senada, diungkapkan Suryadi, masih warga kampung Cihuni yang rumahnya juga mengalami kerusakan karena tertimpa pohon kelapa. Ia juga berharap tempat bernaungnya bisa segera diperbaiki.

Dihubungi terpisah, Camat Malingping Dadan R Wardana mengaku pihaknya telah melakukan pendataan terkait korban musibah akibat hujan lebat disertai angin kencang di wilayahnya tersebut untuk kemudian ditindak lanjuti pelaporan ke pemerintah daerah.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Malingping untuk mendata korban yang terdampak bencana angin kencang tersebut. Selanjutnya akan kami laporkan ke Pemerintah Kabupaten Lebak untuk ditindaklanjuti. Dan mudah-mudahan segera mendapat bantuan.
Kepada para korban dimohon untuk bersabar dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
(AR)

TAGGED:
Share This Article